loading...
Loading...
Kebakaran yang menghanguskan rumah dan warung makan di Canden Ketro, Tanon, Senin (6/8/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dan warung makan milik Purwanto Marjono (50), Dukuh Canden RT 7, Ketro, Tanon, Senin (6/8/2018) malam. Kobaran api dahsyat melahap bangunan warung dan rumah hingga ludes tak tersisa.

Kebakaran terjadi sekira pukul 21.00 WIB. Beruntung penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri ketika api mulai tak terkendali.

Data yang dihimpun di lapangan, api kali pertama diketahui berkobar pukul. 21.00 WIB. Sejumlah saksi mata dan tetangga dekat rumah korban mengatakan api diketahui berkobar dari atas.

Baca Juga :  UNS Jalin Kerjasama dengan PT Ndayu Park Bitec

“Tadi sebenarnya warung sudah ditutup habis isyak. Lalu saya keluar, di rumah ada istri saya, anak saya dan dua cucu. Jam 21.00 WIB saya dikabari rumah kebakaran, sampai rumah api sudah membesar,” papar Purwanto yang masih tampak syok.

Kondisi cuaca yang cerah dan hembusan angin membuat kobaran api kian tak terkendali. Warga yang berusaha membantu pemadaman gagal membuahkan hasil.

Sekitar 30 menit berselang, tiga mobil pemadam kebakaran dan satu dari Poldes tiba di lokasi. Setelah berjuang hampir 1,5 jam, api baru bisa dijinakkan. Namun seluruh bangunan warung sudah ludes tak tersisa.

Baca Juga :  Alhamdullillah, Polres Jepara Dapat Berkah 3 Mobil Dinas dari Korlantas Polri. Begini Sambutan Kapolres! 

Purwanto menuturkan sebelum pergi, sebelumnya api di dapur sudah dimatikan. Ia juga memastikan tidak sedang menyalakan kompor.

Istrinya, Sami (50) juga mengaku tidak sedang menyalakan kompor atau dapur. Sami bahkan langsung histeris dan sempat satu jam tak sadarkan diri.

Lokasi warung yang berada di tepi jalur Tanon-Gemolong,  membuat arus kendaraan sempat macet. Saat kebakaran terjadi, banyak pengendara terpaksa berhenti sehingga arus kendaraan sempat tersendat.

Baca Juga :  Kebakaran Dahsyat 2 Gudang Pabrik Mebel Dekat Pabrik Jokowi di Kalijambe, Kerugian Capai Rp 25 Miliar

Petugas Polsek Tanon bahkan harus berjibaku mengatur arus dan pengendara untuk mengurai kemacetan.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya tim Polsek dan Inafis langsung diterjunkan melakukan evakuasi dan mengecek lokasi kejadian.

“Untuk kerugian masih dalam penaksiran. Yang jelas rumah dan warung makan terbakar. Tapi tidak ada korban jiwa, ” tandasnya.

  1. Perihal penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan. Wardoyo
Loading...