loading...
Loading...
Triawati

SOLO– Palang Merah Indonesia (PMI) Solo menerjunkan tim medis dan relawan ke Lombok untuk membantu korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (6/8/2018). Selain mengirimkan tim medis dan relawan, PMI Solo juga membawa peralatan medis, serta obat-obatan untuk penanganan para korban.

Menurut Kepala PMI Solo, Susanto, rencananya tim dari PMI Solo akan berada di lokasi gempa untuk penanganan korban selama tujuh hari ke depan.

“Kami akan mencoba seminggu dulu, kalau nanti masih dibutuhkan akan diperpanjang bisa diperpanjang sesuai situasi. Tetapi untuk kru atau timnya akan diganti. Tim pertama yang dikirim kali ini sebanyak 11 orang relawan yang dikirim ke Lombok terdiri dari dua orang dokter, tiga perawat, satu apoteker, dua psychosocial suport program, rescue dan juga relawan,” urainya di sela kegiatan pelepasan.

Baca Juga :  Warga Pajang Solo Ditangkap Densus 88 Saat Menuju Masjid untuk Salat Subuh 

Para relawan diangkut menggunakan dua mobil yakni mobil ambulans dan mobil double kabin yang membawa sejumlah peralatan dan obat-obatan. Diperkirakan tin akan tiba di lokasi dua hari ke depan dan untuk penempatannya masih menunggu instruksi dari PMI pusat.

Sementara itu, Sekretaris PMI Cabang Solo, Sumartono Hadinoto, menambahkan, sebelumnya pemberangkatan relawan tersebut telah dikoordinasikan dengan PMI provinsi dan pusat.

Baca Juga :  Dampak Bom Bunuh Diri Medan, Polresta Solo Perketat Keamanan

“Karena lokasi yang akan dituju berada di luar provinsi bahkan di luar pulau. Sehingga sebelum memberangkatkan relawan PMI harus mendapatkan izin dari PMI Pusat. Semalam kami sudah berkoordinasi dengan PMI Jateng dan Pusat, kemudian PMI Pusat memerintahkan untuk memberikan bantuan ke korban. Dan para anggota tim sudah mendapatkan pelatihan untuk penanganan korban. Sehingga, nantinya saat berada di lokasi tim sudah bisa langsung melakukan penanganan,” tukasnya. Triawati PP

Loading...