loading...
Bendera merah putih

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar Juliyatmono, menaruh perhatian serius terhadap hari ulang tahun (HUT) RI ke 73 tahun 2018 ini. Seluruh warga diminta untuk ikut menyemarakkan HUT ini dengan melakukan berbagai kegiatan, memasang umbul-umbul, pemasangan bendera merah putih di depan rumah , termasuk wajib melaksanakan malam tirakatan di masing-masing rukun tetangga (RT).

Hal itu ditegaskan bupati kepada para ASN Pemkab Karanganyar serta perangkat Kecamatan se Kabupaten Karanganyar yang hadir mengikuti pembukaan turnamen olah raga menyambut HUT ke-73 RI.

Baca Juga :  50 Karyawan dan Kasir Indogrosir Karanganyar Mendadak Dirapid Test Covid-19. Total 442 Orang di 8 Supermarket dan Pasar Juga Dirapid Test, 222 Orang Hasilnya Sudah Keluar!

Menurut bupati, hal yang perlu diperhatikan adalah keberadaan umbul-umbul dan bendera Merah Putih di lingkungan warga.

“ Saya mengingatkan kepada setiap Kepala Desa untuk mengecek betul persiapan HUT ke-73 RI di wilayah masing-masing. Bendera merah putih harus terpasang di depan rumah warga,” kata bupati, Sabtu (13/08/2018).

Jika tidak memiliki bendera, tegas bupati, menyarankan kepada warga untuk menjual beberapa perabotan di rumahnya.Hasil penjualan itu nantinya dipakai untuk membeli bendera. Menurut bupati, bendera merupakan simbol perjuangan para pahlawan dalam memeperjuangkan kemerdekaan, hingga akhirnya ndonesia merdeka, dan saat ini,  masyarakat telah menikmati hasilnya.

Baca Juga :  Heboh Penampakan Benda Mirip Bintang di Atas Langit Sragen, Solo Raya Hingga Gunung Kidul. Tepat di Hari Raya Lebaran, Ramai Jadi Perbincangan

“Kalau  ada warga yang tidak memasang bendera merah putih di depan rumah, langsung digedor agar segera memasang bendera. Kalau tidak punya, suruh jual saja perabotannya untuk membeli bendera. Seharusnya kita bersyukur, karena bendera, kita bisa memiliki rumah,” tegasnya. Wardoyo