loading...
Pengecekan hewan kurban. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Menjelang hari raya Idul Adha, tim dari Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Karanganyar melakukan pengecekan hewan kurban ke pedagang di Kecamatan Colomadu, Jaten, dan Kebakkramat.

Masing-masing tim yang beranggotakan empat orang termasuk dokter hewan serta  dibantu mantri Kecamatan dan mahasiswa Akademi Peternakan Karanganyar (APK), menyebar ke sejumlah titik penjualan hewan yang berada di pinggir jalan raya. Dalam pengecekan kali ini, tim hanya fokus pada pedagang kambing.

Baca Juga :  Empat Bandit Alap-alap Motor Asal Karanganyar Diringkus Polisi. Diamankan Enam Sepeda Motor Hasil Pencurian 

Satu per satu hewan milik para pedagang dioeriksa oleh tim. Mulai dari jenis kelamin hewan, poel (gigi kambing), kesehatan, harga jual hewan dan kondisi fisik semisal kaki, telinga, tanduk, dan mata.

Loading...

“ Dari hasil pemeriksaan, semua hewan dalam keadaan sehat,” kata Pelaksana Seksi Kesehatan Hewan Disnakan, Fathurahman usai pengecekan hewan kurban, Rabu (16/08/2018).

Baca Juga :  Pemkab Karanganyar Putuskan Lokasi Ujian CPNS 2019 Tak Lagi di GOR Diponegoro Sragen. Ini Lokasi Baru Yang Ditunjuk! 

Kambing yang dinyatakan sehat tersebut, menurut Fathurrahman, diberikan  tanda pemeriksaan dan dikalungkan pada leher kambing. Namun, Fathurahman mengatakan tanda pemeriksaan tersebut tidak menjadi sebuah kewajiban agar orang membeli hewan kurban itu.

“Untuk hewan yang laik, kita memberikan tanda pemeriksaan, artinya hewan ini laik dijadikan hewan kurban,” terang Fathurahman.

Dijelaskan Fathurahman, berdasarkan pengecekan tadi, rata-rata kambing yang dijual berjenis kelamin jantan. Secara fisik, kambing yang telah dicek tidak memiliki riwayat penyakit berbahaya atau penyakit yang terdapat pada kulitnya.

Baca Juga :  Info Pengumuman Rekrutmen CPNS Kabupaten Karanganyar 2019 Sudah Diumumkan Mulai Hari Ini. Pendaftaran Mulai Besok, Simak Jadwal, Persyaratan dan Tahapannya! 

Sementara itu, salah satu penjual kambing, Suparto, warga Dusun Balong, Desa Jetis, Kecamatan Jaten, mengatakan, empat ekor domba dan 22 kambing miliknya dinilai sehat. Namun, beberapa kambingnya juga ada yang belum poel. Wardoyo

Loading...