loading...


Triawati

BOYOLALI– Kementerian Agama melalui PPIH Daker Airport segera menindaklanjuti keluhan jamaah calon haji yang “wajib” mendorong koper dari dalam gate sampai dengan plaza ruang tunggu Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Kepala Daker Airport Arsyad Hidayat mengadakan pertemuan bersama dengan Kementerian Haji dan Umrah serta pihak wukala.

Dalam pertemuan yang digelar pada Minggu (5/8/2018) siang, Arsyad mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut benar-benar telah melewati kajian panjang oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

“Kebijakan pengangkutan koper dari paviliun ke plaza merupakan bagian dari kebijakan percepatan pelayanan kedatangan jemaah di bandara Jeddah. Kebijakan ini dibuat berdasarkan hasil kajian di mana pola lama dianggap cukup memakan waktu,” kata Arsyad seperti yang disampaikan pula kepada Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Baca Juga :  Ketum PPP Romahurmuziy:  Selain Kampanyekan PPP, Jurkam PPP Juga Menjadi Harus Kampanyekan Jokowi- Ma'ruf

Sehingga, masih menurut Arsyad, diberlakukan sistem baru di mana jemaah haji diminta mendorong barang bawaannya dari paviliun ke plaza. Sedangkan koper dari plaza ke bus akan diangkut oleh tenaga angkut (’umal) dari wukala.

“Kebijakan ini berlaku untuk semua Negara,” tuturnya, Senin (6/8/2019).

Atas keluhan yang disampaikan oleh jemaah haji Indonesia terkait hal tersebut, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi (wizarah) memberikan solusi untuk meringankan Jemaah haji Indonesia.

“Wizarah meminta wukala menyiapkan ‘umal beserta kereta dorongannya di dekat counter bea cukai khusus untuk jemaah lansia dan sakit untuk mengangkut koper dari counter bea cukai sampai dengan bus,” imbuh Arsyad.

Wizarah juga meminta petugas haji Indonesia untuk menyampaikan kepada jemaah haji yang muda dan kuat untuk tetap membawa barang bawaanya secara mandiri.

Baca Juga :  Diantar Kakaknya, Satu Napi Palu Yang Kabur Saat Gempa Serahkan Diri ke Rutan Solo

“Jemaah yang masih kuat dan muda diminta tetap mendorong tas koper serta hand bagnya dengan trolly dari bea cukai ke plaza. Sedangkan pengangkutan dari plaza sampai ke bus akan diangkut ‘umal dari wukala,” ujar Arsyad di hadapan para Kepala Seksi dan Ketua Sektor dalam rapat terbatas di ruang Daker Airport.

Arsyad juga akan segera meminta PPIH Embarkasi mensosialisasikan kebijakan baru Arab Saudi tentang penanganan koper di bandara kepada Jemaah haji. Selain itu para petugas haji juga secara massif akan menyampaikan kebijakan ini kepada Jemaah saat mereka tiba di bandara KAA Jeddah.

“Kami akan minta PPIH Embarkasi sampaikan kepada Jemaah yang akan berangkat. Termasuk teman-teman KBIH juga diharapkan menyampaikan informasi ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  SMPN 8 Solo Atasi Problem Limbah dengan Program “Simbah Diso”

Sementara itu, terkait hal itu, Embarkasi Solo langsung melakukan sosialisasi mulai Senin (6/8/2018).

“Sosialisasi terkait informasi tersebut langsung disosialisasiikan kepada calon haji yang masuk Asrama,” tukas  Kasubag PPIH Embarkasi Solo, Afief Mundzir. Triawati PP

Loading...