loading...
Petugas menyuntik sapi di sebuah peternakan di Wonogiri

WONOGIRI-Mendekati hari raya Idul Adha atau kurban, Wonogiri terus mengirimkan hewan korban ke sejumlah wilayah.

Hal ini menyusul permintaan hewan kurban baik sapi, kambing dan domba dari daerah Wonogiri kian ramai. Informasi yang dihimpun dari Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Wonogiri, hingga Senin (20/8/2018), Wonogiri sudah mengirim sebanyak 2.476 ekor sapi, 10.441 kambing dan 98 ekor domba gibas ke daerah tujuan DKI Jakarta maupun Jabar. Total ada 13.015 ekor.

Baca Juga :  Catat, Segini Jumlah Penerima Bantuan Pangan Pemprov Jateng di Kecamatan Slogohimo Wonogiri

Kabid Peternakan Dislapernak Wonogiri Sutardi Sending mengungkapkan, angka permintaan hewan kurban sebenarnya lebih banyak dari angka tersebut. Namun karena setelah dicek ada beberapa ekor diantaranya yang tidak memenuhi syarat (TMS), pengiriman terpaksa dibatalkan.

“Berapa hewan kurban asal Wonogiri yang masuk kategori TMS kami belum bisa menyebutkan secara detail,” ungkap dia.

Yang jelas hewan-hewan yang dikembalikan atau batal dikirim keluar kota itu ada yang karena suhu badannya relatif tinggi, melebihi suhu normal berkisar antara 37-39 derajat celcius.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Warga Pracimantoro yang Positif Corona Akhirnya Sembuh. Kini Wonogiri Berstatus Zero COVID-19

Dia mengakui, upaya pengawasan lalu lintas ternak termasuk hewan kurban menjelang Idul Adha di Wonogiri memang diperketat. Sehingga, kata dia, bisa dipastikan semua hewan yang keluar dijamin sehat agar konsumen tidak komplain.

Menurut dia, pengawasan hewan kurban yang melibatkan bidang kesehatan hewan lebih menyangkut kondisi pisik sapi, kambing maupun domba yang akan dipotong di hari raya haji itu. Aris Arianto