loading...

Tempo,co

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menyurati mantan Menpora Roy Suryo terkait barang milik negara (BMN) yang masih ia bawa ketika telah selesai menjabat.

Pada tahun 2016 lalu Kemenpora juga sudah menyurati Roy untuk mengembalikan barang-barang itu.

Surat dari Kemenpora ini telah beredar di media sosial. Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengkonfirmasi kebenaran surat ini. “Surat itu benar,” ujar Gatot saat dihubungi Tempo, Senin, 3 September 2018.

Surat bernomor 513/SET.BIII/V/2018 itu dibuat pada 1 Mei 2018 lalu. Di sana disebutkan Roy belum mengembalikan sebanyak 3.226 unit barang. Tak ada penjelasan rinci barang-barang apa saja yang masih dibawa Roy. Namun dalam surat itu dijelaskan barang-barang itu masih terkait dengan barang yang belum dikembalikan Roy pada 2016 silam.

Surat itu menyebutkan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah melakukan pemeriksaan di Kemenpora selama tiga bulan terakhir. Hasil pemeriksaan menemukan bahwa ribuan BMN belum dikembalikan.

Kemenpora meminta barang segera dikembalikan dalam rangka pelaksanaan inventarisasi. Hal ini disebutkan perlu dilakukan agar akuntabilitas pengelolaan barang di Kemenpora dapat dipertanggungjawabkan.

Loading...

Pada 2016 silam, surat serupa sempat dibuat Kemenpora pada Roy Suryo. Saat itu Roy menanggapi dengan menyebut seluruh barang telah dikembalikan. Namun ia mengaku tak hadir pada saat pengembalian hingga kemungkinan serah terima barang tak rapi. Kepada Tempo, ia juga sempat menyatakan bahwa selama kepemimpinannya, BPK memberi opini wajar dengan pengecualian (WDP). “Kalau sudah WDP, menurut saya sudah clear, tidak ada apa-apa.”

Saat berita ini diturunkan, upaya konfirmasi terbaru dari Roy Suryo masih dilakukan. Telepon dan pesan dari kami belum direspons.

www.tempo.co

Loading...