JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Batasan Umur 35 Tahun di Seleksi CPNS Dinilai Rugikan Ribuan Honorer K2, Ratusan Honorer Demo Pemerintah 

Ilustrasi Demo K2


Ilustrasi Demo K2

 

JAKARTA-  Ratusan tenaga honorer melakukan unjuk rasa untuk menolak penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 di Silang Monas, Jakarta Pusat. Mereka mengecam penerapan batasan umur maksimal 35 tahun yang membuat sebagian besar honorer K2 terdata di BKN, akhirnya kehilangan asa dan peluang untuk ikut seleksi.

“Penerimaan CPNS 2018 yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi(Permenpan-RB) Nomor 36 tahun 2018 sangat merugikan tenaga honorer,” ujar salah satu tenaga honorer, Tuti Awaliyah, di Jakarta, Senin (17/9/2018).

Baca Juga :  Mengapa Pemilu Selalu Dilaksanakan Hari Rabu, Ini Alasan Utama dari KPU RI!

Tuti merupakan salah seorang tenaga honorer yang telah mengabdi selama tujuh tahun dan belum diangkat menjadi PNS. Selain itu, massa juga mendesak pemerintah untuk membuat peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) yang mengakomodasi atau menerima tenaga honorer di atas 35 tahun sebagai payung hukum.

Advertisement

Batas usia maksimal 35 tahun sebagai persyaratan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 dinilai merupakan satu hambatan yang sebaiknya dihapus oleh pemerintah.

Baca Juga :  Gus Ipul: Terpilihnya Ganjar Jadi Ketua umum Indonesiapersada.id, Merupakan Momen Konsolidasi Radio Milik Pemda

Hal ini disampaikan juga oleh Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (14/9/2018).

Mereka meminta pemerintah pusat tidak membatasi usia sampai 35 tahun dalam persyaratan penerimaan CPNS karena akan merugikan tenaga honorer yang tidak terakomodasi.

“Aturan itu harus dihapus karena honorer yang usianya lewat 35 tahun tentunya tidak bisa bisa menjadi CPNS,” kata Ketua Fagar Garut Cecep Kurniadi kepada wartawan.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua