JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Duh, Para Pengungsi Gempa Lombok Dihantui Wabah Malaria

tempo.co
ilustrasi/tempo.co

MATARAM –  Usai terjadinya gempa bumi, penderitaan warga Lombok, Nusa Tenggara Barat belum berhenti. Saat mereka belum pulih dari nestapa, wabah malaria mengancam para pengungsi gempa Lombok.

Penyakit ini menyebar begitu cepat di Kabupaten Lombok Barat. Sebelumnya ditemukan empat kasus penyakit malaria di Desa Bukit Tinggi Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Kawasan itu beberapa hari lalu menjadi tempat kunjungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Saat itu penyakit Malaria sudah menyebar ke Desa Mekar Sari di kecamatan yang sama. Ada 32 korban terdeteksi mengidap malaria di sana.

Baca Juga :  Penentuan Tarif Ojek Online Semula oleh Kemenhub, Bakal Dilimpahkan ke Gubernur

Saat ini, wabah tersebut sudah semakin meluas. Data Dinas Kesehatan Lombok Barat, sudah ada 103 orang positif kena malaria dengan penyebaran mencapai 28 Dusun, 10 Desa, dan 4 wilayah kerja Puskesmas.

Baca Juga :  Pemerintah Targetkan 50 Kota Jadi Smart City pada 2023

Dari jumlah tersebut, 5 orang terpaksa dirawat inap karena sudah parah. “Dengan melihat jumlah warga yang mengidap malaria, bahkan sudah mengenai ibu hamil dan bayi, kondisi ini sudah out break, kejadian luar biasa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Rahman Sahnan Putra.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com