loading...
Petugas Polsek Gondang saat melakukan olah TKP. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Insiden pemadaman listrik secara serentak Jumat (7/9/2018) malam menelan korban. Gara-gara listrik padam, rumah milik nenek renta berusia 86 tahun, Tuginem, di Dukuh Grasak RT 35 Gondang, dilalap si jago merah.

Insiden kebakaran terjadi pukul 23.15 WIB. Data yang dihimpun di lapangan Sabtu (8/9/2018), kebakaran bermula ketika listrik di wilayah Gondang mendadak mati serentak pukul 21.45 WIB.

Karena gelap, anak korban menyalakan lilin yang ditaruh di atas lemari kecil dengan alas tutup kaleng roti yang terbuat dari seng. Sementara korban dan anaknya yang lain, Sido Widodo (40)terlanjur terlelap.

Baca Juga :  Sragen Raih Penghargaan Bhumandala Award 2018 

Sekira pukul 23.00 WIB, listrik kembali menyala. Namun anak korban yang belum tidur, lupa mematikan lilin dan langsung keluar rumah untuk melihat TV di pos ronda yang berjarak 20 meter dari rumahnya.

Tak dinyana, nyala lilin itu membuat api meleleh dan merembet ke dinding. Api pun langsung berkobar membakar rumah yang terbuat dari kayu tersebut.

Sekitar pukul 23.15 WIB, Sido yang mendengar suara gemuruh kemudian terbangun. Ia langsung berteriak minta tolong setelah melihat api membakar rumahnya.

Baca Juga :  Komite dan Warga Sidoharjo Resah Lapangan SMPN 2 Diduga Dirombak Jadi Sawah dan Dijual Secara Diam-diam. Desak Dinas Segera Turun Tangan

Dalam sekejap, warga sekitar datang dan bersama – sama  mematikan api dengan cara manual di siram pakai ember. Tiga mobil pemadam langsung datang dan kemudian berjibaku memadamkan api.

Selang satu setengah jam kemudian, api berhasil dijinakkan. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 2 juta.

“Beruntung tidak ada korban jiwa. Warga, aparat dan petugas juga sigap melakukan penanganan sehingga api bisa dipadamkan dan tak merembet ke permukiman lain,” papar Kapolres AKBP Arif Budiman, Sabtu (8/9/2018). Wardoyo


Loading...