JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Gempa Dahsyat Disertai Tsunami Setinggi 2 Meter Terjang Palu dan Donggala. Begini Gambaran Kerusakannya, Komunikasi Lumpuh 

Ilustrasi ombak besar (tsunami)
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

tsunami 20180405 074530
Ilustrasi tsunami

 

PALU- Gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,7 skala richter mengguncang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa diiringi terjangan tsunami setinggi hamoir 2 meter hingga mengakibatkan kerusakan parah.

Tidak hanya itu, gempa juga melumpuhkan komunikasi akibat hancurnya 276 menara BTS. Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi mengumumkan layanan tersebut mandeg karena pasokan listrik PLN terputus.

“Hingga pukul 18.00 WIB, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika menyatakan terdapat 276 base station yang tidak bisa digunakan,” kata Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informasi Ferdinandus Setu dalam rilis yang dikirimkan Tim Crisis Center Kementerian Pariwisata kepada Tempo, Jumat (28/9/2018).

Baca Juga :  Rizieq Shihab Jalani Tes Swab Mandiri, FPI Klaim Hasilnya Negatif Covid-19. Pengacara FPI: Bukti Medis Privasi HRS

Kominfo saat ini tengah berupaya memulihkan pasokan listrik pasca gempa Donggalan. Caranya, ujar Fernandes, menggunakan mobile backpup power (MBP). MBP diaktifkan sampai jaringan listrik dari PLN kembali normal.

Menteri Kominfo Rudiantara telah menugaskan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti) untuk mengirimkan 30 unit telepon satelit.

Baca Juga :  Harta 2 Cagub Inkumben Melonjak Lebih dari Rp 100 M

Bakti akan berkoordinasi menanggulangi putusnya komunikasi di Dongala dan sekitarnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan telah terjadi gempa donggala, Sulawesi Tengah, pukul 17.00. Gempa dan menyebabkan tsunami dengan tinggi gelombang 1,5-2 meter.

www.tempo.co