JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Miras Tewaskan 29 Orang, 47 Lainnya Kritis Menunggu Maut

Ilustrasi/tribunnews

MALAYSIA – Kasus tewas setelah menenggak minuman keras (Miras) yang satu ini mungkin cukup mengejutkan dari sisi jumlah. Karena 29 orang tewas, dan 47 orang lainnya dalam keadaan kritis.

Peristiwa itu terjadi di Malaysia, Sabtu (22/9/2018). Sembilan dari korban tewas merupakan warga negara Malaysia, sementara sisanya berasal dari Myanmar, Nepal, dan Banglades.

Polisi sedang menyelidiki kasus ini sebagai tindak pembunuhan yang bakal membawa hukuman penjara bagi pelakunya hingga 10 tahun, denda, atau keduanya.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

Miras yang dioplos memang sangat populer di kalangan pekerja migran yang miskin di Malaysia, yang merupakan negara dengan pajak alkohol tinggi.

Polisi meyakini, para korban telah meminum dua merek wiski dan satu merek bir yang dibeli dari berbagai toko.

Media lokal menyebutkan, tiga merek yang dimaksud adalah Mandalay Whiskey, King Fisher Beer, dan Grand Royal Whiskey.

Pihak berwenang Malaysia telah menggerebek ratusan toko di Kuala Lumpur dan Negara Bagian Selangor di sekitarnya.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Petugas juga menyita stok alkohol dalam jumlah besar. Sejauh ini, ada sembilan orang yang ditangkap terkait fenomena miras oplosan perenggut nyawa.

Otoritas kesehatan Malaysia telah mendesak warga dengan gejala keracunan metanol seperti sakit perut, mual, muntah, sakit kepala dan penglihatan berkurang setelah mengkonsumsi minuman beralkohol, untuk mencari perawatan medis segera. #tribunnews