loading...

Para siswa saat memasukkan surat suara di Pemilu OSIS SMKN 1 Plupuh. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Siapa bilang, demokrasi hanya ada di kehidupan pemilihan pemimpin birokrasi saja. Sekolah pun kini juga mulai mengajarkan bagaimana konsep berdemokrasi dalam wujud nyata.

Seperti yang dilakukan di SMKN 1 Plupuh ini. Mereka menggelar Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan sistem mengadopsi Pemilu.

Tak hanya kampanye, para siswa juga diberi kesempatan memilih langsung kandidat Ketua OSIS dalam bilik yang sudah disediakan.

Rangkaian kegiatan sudah diawali dengan tahapan kampanye Visi Misi 3 Calon Ketua OSIS dihadapan 949 siswa berbarengan dengan kegiatan Jumat Bersih.

Kemudian Jum’at (14/9/2018), dilanjutkan dengan hari coblosan. Dikawal oleh Komisi Pemilihan OSIS (KPO), para pemilih antri per-kelas untuk mengisi daftar hadir, mengambil kartu suara, masuk ke bilik untuk mencoblos, memasukkan ke kotak suara dan mencelupkan jari ke tinta sebagai tanda sudah mencoblos.

“Kegiatan Pemilu OSIS untuk melatih siswa-siswa mengimplementasikan demokrasi, kegiatan yang tadi pagi diawali dengan Jalan Sehat seluruh warga SMK N 1 Plupuh dilanjutkan Pemilu OSIS, dimana para siswa sangat antusias dalam menyuarakan hak suaranya kepada teman-teman Calon Ketua OSIS,” ujar Danang S Sos.

Loading...

Sementara, Wakasek Kesiswaan, Mudo Tri Asmoro menyampaikan keberadaan OSIS sangat penting dalam sekolah. Sebab, OSIS akan menjadi tangan kanan sekolah dalam menjalankan program-programnya.

” Selain itu OSIS juga menjadi penghubung antara sekolah dan siswa. Sukses untuk Pemilu OSIS Periode 2018-2019,” tegasnya.

Pemilu OSIS diselenggarakan oleh Pengurus OSIS periode tahun 2017-2018. Mereka yang menyelenggarakan semua persiapan hingga pelaksanaan untuk suksesnya Pemilihan Ketua OSIS pada Periode 2018-2019.

Di SMK N 1 Plupuh sendiri terdapat 29  rombongan belajar (kelas). Dengan tiga kompetensi keahlian yakni Teknik Kendaraan Ringan, Rekayasa Perangkat Lunak dan Tata Busana.

Pembina OSIS, Sri Suparti menambahkan jumlah surat suara disediakan sebanyak 949 lembar, jumlah suara masuk 889 lembar.

Terdapat 60 anak yang teridentifikasi tidak hadir dan  kemungkinan masih ada ditempat PKL. Dan yang terpilih adalah Paketan Pasangan Nomer Urut 1 yaitu Trilono Sakti (Ketua Umum), Indah Kumala Dewi (Ketua 1) dan Muhammad David P (Wakil Ketua) dengan mendapatkan 415 suara sah. Wardoyo

 

Loading...