JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Kesehatan

Rajin Menyeduh Teh Bisa Mencegah Pikun Lho, Ini Sebabnya

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
ilustrasi/tempo.co

JAKARTA – Kenikmatan minum teh, ternyata tidak hanya ketika lidah mencecap dan menenggaknya saja. Melainkan, menyeduh teh merupakan  kenikmatan tersendiri yang tak ada bandingnya.

Hal itu diungkapkan oleh pecinta teh yang dijuluki sebagai Master Teh, Suwarni Widjaja. Namun, wanita bernama asli Tjen Soen Tjau ini menuturkan bahwa meditasi yang dimaksud bukanlah yang diam, melainkan meditasi bergerak.

“Meditasi kan duduk diam. Kalau ini [menyeduh teh] saya harus berbicara dengan rekan semeja, tetapi tetap berkonsentasi. Ini meditasi yang bergerak,” tuturnya.

Baca Juga :  Berkhasiat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Ini Cara Mudah Mengolah Daun Kelor untuk Dikonsumsi di Masa Pandemi Corona

Suwarni menjelaskan bahwa dalam menyeduh teh, otak kanan dan otak kiri secara bersamaan terlatih untuk berkerjasama dimana tangan kanan, tangan kiri, dan mulut berfungsi semua.

“Makanya kalau latihan begini, mungkin saja yang biasanya orang dalam 10 tahun ke depan sudah pikun, sementara kita pikun 15 tahun ke depan. Kenapa? Karena kita melatih otak. Inilah yang dinamakan meditasi yang bergerak,” jelasnya.

Baca Juga :  Berkhasiat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Ini Cara Mudah Mengolah Daun Kelor untuk Dikonsumsi di Masa Pandemi Corona

Dia menceritakan bahwa negara yang terbiasa melakukan rutinitas meminum teh sebagai seni meditasi adalah Cina dan Taiwan. Begitu bangun tidur mereka meminum teh, dan inilah kebiasaan yang menurutnya membuat penikmat teh menjadi lebih sehat.

www.tempo.co