loading...
Kadisparpora Sragen, Suwandi saat menyerahkan potongan selambu untuk perwakilan pengunjung dari Bandung, Selasa (11/9/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sedikitnya 1.700 pengunjung tercatat mendatangi dan ikut ritual ngakap berkah malam satu sura di kompleks Makam Pangeran Samudera, Gunung Kemukus, Sragen. Tak hanya dari pengusaha, ternyata sebagian diantaranya terdeteksi merupakan pejabat.

“Ya ada beberapa pejabat yang ikut ritual juga. Tapi bukan dari Sragen. Rata-rata mereka pejabat dari Bandung dan kota lain,” papar Penanggungjawab Objek Wisata Gunung Kemukus, Marcellus Suparno, Rabu (11/9/2018).

Berdasarkan catatan, 1.700 pengunjung yang melakukan ritual ziarah di Kemukus itu berasal dari wisatawan lokal Sragen dan sekitarnya. Namun sebagian besar juga datang dari luar daerah seperti Jatim, Jakarta, Jabar, hingga Bali dan Lampung.

Baca Juga :  Misteri Tewasnya Kakek 65 Tahun di Salon Tina Sragen Akhirnya Terjawab. Korban Ternyata Sering Masuk Ke Sini!

“Yang paling jauh Bali dan Lampung. Yang paling banyak memang dari pengusaha,” terangnya.

Dibanding tahun sebelumnya, pengunjung ritual sura tahun ini memang tercatat mengalami penurunan. Perihal ritual seks yang sempat banyak diidentikkan di Kemukus, Suparno memastikan tidak ada.

Menurutnya sejak awal, kompleks wisata Kemukus memang untuk wisata religi.

Baca Juga :  Sebuah Mortir Diledakkan di Kebun PTPN Sambirejo Sragen. Diduga Peninggalan Perang Belanda, Ditemukan Warga Saat Mencangkul
Loading...

Kadinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sragen, Suwandi dalam sambutan acara larap slambu, juga menegaskan tidak ada sejarah yang menuliskan ritual di Gunung Kemukus harus diikuti dengan ritual seks. Menurutnya itu hanya pembelokan mitos saja.

Ia juga memastikan kompleks wisata Makam Pangeran Samudera Gunung Kemukus sudah berubah dan akan dibangun dengan konsep untuk menguatkan eksistensi sebagai wisata religi.

“Mohon dukungannya semua pihak. Karena obyek wisata di Gunung Kemukus ini memang untuk wisata religi,” tandasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Usai Torehkan Rekor MURI, Charoen Pokphand Foundation Indonesia Gembleng Pelatihan Karakter Ratusan Guru di Sragen

 


Loading...