loading...
Triawati

SOLO – Sejumlah tokoh alim ulama Solo berkumpul menggelar silaturahmi akbar bertepatan dengan momentum Tahun Baru 1 Hijriyah 1440, Senin (10/9/2018). Bertempat di Masjid Agung Surakarta, mereka menyerukan ikrar resolusi majlis untuk menjaga ukhuwah Islamiyah dan membangun kembali kejayaan umat.

Diikuti sekitar 25 ribu jamaah dari berbagai kelompok, organisasi atau majlis berbasia Islam se Solo Raya, mereka mengikrarkan lima poin resolusi yang diserukan ulama, yakni bertekad memegang teguh ajaran Al Quran dan sunah Rosulloh SAW dengan bimbingan para ulama; bertekad menjaga hubungan ukhuwah Islamiyah yang dibangun diatas rasa persaudaraan, saling menghormati, menghargai dan membela sesama muslim; bertekad membangun kebersamaan, menjaga kerukunan dan perdamaian dalam upaya mencapai kemaslahatan dan kemajuan bangsa serta menjaga kedaulayan NKRI berdasar pancasila dan UUD 45; berjanji untuk menjaga etika dakwah dan saling menghormati, tidak memperuncing perbedaan pendapat dalam hukum hukum agama yang dibangun berdasar petunjuk Al Quran dan sunah Rosullulah SAW; dan bertekad bersama sama untuk memperjuangkan kemuliaan Islam wal muslimin dan membentenginya dari rongrongan siapapun yang memusuhi dan merusak ajarannya.

Baca Juga :  “Nganyari” Ruang Baru, Arpusda Kota Surakarta Gelar Sarasehan Perpustakaan

Ulama yang hadir dalam silaturahmi ulama dan tokoh umat Islam Solo yakni Buya Soni (majlis Al Hidayah), Ustad Ahmad Sukina (MTA), Dr Mu’inudinillah Basri (DSKS), KH Wahyudin (Ponpes Almukmin Ngruki), KH Subari (ketua Muhammadiyaj), KH Muhammad Halim (Ponpes Ta’mirul Islam), KH Sofwan Fauzi (Syuriah PCNU Solo) dan Jabib Sholeh Al Jufri (Habaib).

Sementara itu, dalam pesannya, Dr Mu’inudinillah tokoh dari DSKS menyampaikan bahwa ummat hidup dalam masyarakat yang banyak perbedaan. Namun tetap harus dijaga hubungan ukhuwah Islamiyah, untuk kehidupan yang lebih baik.

“Saya siap berhikmat dengan mereka demi persatuan kita, saya yakin bersatu atas iman kepada Allah, atas dasar amar ma’ruf nahi munkar, atas dasar syariah. Disini kita bersatu dan taat kepada Allah SWT, sehingga mendapatkan rahmad dari Allah SWT, mudah-mudahan kita diselamatkan Allah dari perpecahan, kita bersatu dan bersepakat pada pokok dinul Islam dan sunah,” kata Ustad Mu’inudinillah.

Baca Juga :  Rektor UNISRI: Dosen Mengurus Pangkat Harus Mandiri

Hal senada disampaikan Salah satu ulama Solo, Ustad Wahyuddin, Pimpinan Ponpes Al Mukmin Ngruki yang mendukung dan merespon positif silaturahmi ini.

“Dengan momentum awal tahun hijriyah 1440 ini kita eratkan persatuan untuk menjalin ukhuwah Islamiyah. Dan mari selalu positif thinking agar terjalin kedamaian,” urai Ustad Wahyuddin.

Di sisi lain, Ketua panitia silaturahmi akbar, Burhannudin Hilal menyampaikan, silaturahmi akbar yang menyatukan para ulama ini membutuhkan waktu yang tidak singkat. Proses diawali dua tahun silam hingga akhirnya terwujud silaturahmi akbar yang diikuti sekira 25 ribu ummat.

Baca Juga :  Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru, KAI Siapkan 346  KA Reguler dan 48  KA Tambahan, Ini Rinciannya

“Berangkat dari keprihatinan atas isu perpecahan antar umat Islam, sejumlah tokoh alim ulama di Solo bersatu menyerukan penegakkan ukhuwah Islamiyah. Semula banyak pihak yang menyangsikan kegiatan ini bisa berhasil. Ternyata kami bisa membuktikan, semua tokoh bisa hadir dan menyampaikan wejangannya pada umat. Harapan kami silaturahmi ini terjaga dan berkelanjutan,” tandasnya. Triawati PP


Loading...