JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Teror Pencurian di Kos-kosan Perempuan, Gemparkan Gemolong Sragen. Begini Penampakan Pelakunya..  

Tersangka saat diamankan di Polsek. Foto/Wardoyo
Tersangka saat diamankan di Polsek. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Rentetan teror pencurian di kos-kosan terjadi di wilayah Gemolong. Dua kamar kos yang dihuni perempuan di Dukuh Ngeseng, Kwangen Kecamatan Gemolong, disatroni pencuri hanya dalam semalam sehingga memicu keresahan dan kegemparan penghuni kos lain.

Namun polisi bertindak sigap. Tak butuh waktu lama, pelaku yang kemudian diketahui bernama Hendro Maulana (24) asal Desa Peleman Kecamatan Gemolong, berhasil diringkus.

Ia ditangkap setelah di pergoki menyimpan barangbukti Note Book dan uang tunai milik dua teman kosnya yang tiba tiba hilang, Minggu (23/09/2018).

Kapolsek Sumberlawang AKP I Ketut Putra dalam keterangannya mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman mengatakan, peristiwa pencurian ini terjadi Sabtu (22/09) sekira pukul 21.30 WIB. Kejadian berawal saat korban, dua remaja penghuni kos di tempat kejadian, bernama Ramaisyah Putri warga Labuhan batu dan Jihan Lestari warga Wonosobo tengah keluar untuk mencari makan.

Baca Juga :  Pecah Rekor Baru Covid-19 Sragen, Hari Ini 47 Warga Positif Berhasil Sembuh dan Dipulangkan. Total Sudah 349 Pasien Covid-19 Sembuh, 62 Meninggal Dunia

“Saat itu, mereka keluar kira kira dua jam untuk mencari makan. Ketika kedua korban kembali ke kosnya, Ramaisyah Putri terkejut melihat Note Book warna biru merk accer bersama casger yang disimpan di dalam almari kamar kos mendadak raib, “ kata Kapolsek.

Hal yang sama juga dialami oleh Jihan Lestari, ketika ia pulang dari mencari makan, uang simpanan miliknya sebesar Rp 680 ribu rupiah juga mendadak hilang, padahal menurut kedua korban, pintu kamar kos dalam keadaan terkunci. Peristiwa ini langsung membuat geger seluruh penghuni kos. Para penghuni kos yang lain, kemudian mulai bergerilya, memeriksa setiap kamar kos yang ada di lokasi kejadian. Saat tiba di kamar kos milik Hendra Maulono, korban bersama sama teman kos yang lain mendapati Note book dan uang 680 ribu rupiah, milik kedua korban berada di dalam kamar kos Hendro, “tambah Kapolsek.

Baca Juga :  Kecelakaan Hebat Depan Samsat Sragen, Truk Remuk Gasak Truk Ngerem Mendadak. Sopir dan Kernet Luka Parah, Truk Biang Kecelakaan Malah Kabur dari Tanggungjawab

Penelusuran inipun kemudian dilakukan unit reskrim polsek gemolong, setelah beberapa saat kejadian pencurian dilaporkan ke Mapolsek oleh korban. Saat dimintai keterangan, pelaku Hendro Maulono mengakui bahwa dialah yang telah melakukan tindak pencurian ini, dengan cara membuka pintu kamar kos menggunakan kunci palsu.

Saat ini, Hendro tengah menjalani pemeriksaan penyidik, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, sebagaimana dimaksud pasal 363 KUHP. Selian itu, petugas juga menyita barangbukti hasil kejahatan Hendro, serta mengembangkan kasus ini lebih dalam. Wardoyo