loading...


Tempo.co

JAKARTA –  Ustad Abdul Somad memutuskan untuk menghentikan kegiatan dakwahnya alias cooling down dulu  mulai bulan September hingga Desember 2018 mendatang, lantaran sering mendapat penolakan dari beberapa daerah.

“Jadi cooling down dulu. September, Oktober, November, Desember, kami bertenang dulu. Khususnya Jawa Timur dan Jawa Tengah,” kata dia.

Hal itu dikatakan Abdul Somad, menyusul dakwahnya yang dilakukan di Grobogan, Jawa Tengah.  Ia mengatakan di Grobogan, panitia akhirnya mengaku ada gangguan.

Baca Juga :  Meski Sudah Bersumpah Bukan Agenda Politik, Namun Pidato Rizieq Shihab di Reuni Akbar 212 Beraroma Politik

“Mereka (panitia) baru ngaku setelah acara bahwa malamnya ditangkap oleh pak kapolres, kapolsek, kan susah sekali itu panitia,” ujarnya.

Namun, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyatakan tidak ada penangkapan terhadap panitia acara dakwah Ustad Abdul Somad di Grobogan, Jawa Tengah. Dedi sudah mengonfirmasi hal itu ke Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

“Saya barusan tanya ke Kabid Humas Jawa Tengah, tidak ada penangkapan terhadap panitia,” kata Dedi saat dihubungi, Selasa (11/9/2018).

Baca Juga :  KPAI Menilai Reuni Akbar 212 Potensial Langgar Hak Anak,  Gerindra Bilang Bagus untuk Pelajaran Anak

Meski begitu, Dedi mempersilakan panitia acara melapor jika ada gangguan atau ancaman.

Menurut Somad, di Kudus pun hal yang sama terjadi. Panitia menyatakan semua persiapan sudah selesai. Namun kenyataannya, usai acara panitia baru melaporkan ada gangguan.

“Panitia nutup-nutupin ternyata ada yang menganggu,” ucap Ustad Abdul Somad dalam video.

www.tempo.co

Baca Juga :  Ini 7 Nama Calon Anggota LPSK yang Lolos di DPR, Salah Satunya Berasal Dari Kalijambe Sragen

 

Loading...