loading...
Loading...
Ilustrasi/tribunnews

JOGJA – Ada perbedaan mencolok antara pemuda zaman dulu dengan sekarang. Pada zaman dulu, tantangan pemuda adalah melawan penjajah.

Namun di era milenial ini, tantangan pemuda telah bergeser. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) menyatakan tantangan generasi muda saat ini adalah melawan hoax.

“Kalau dulu pemuda berjuang melawan penjajah, saat ini pemuda juga harus berjuang melawan hoax,” kata Helmi Malik Bou, Kasubdit Direktorat Komunikasi dan Informasi
Sosial, Kemenkominfo, ditemui seusai acara diskusi ‘Bijak Bermedia Sosial Untuk Indonesia Maju’ di Hotel Ina Garuda, Kamis (25/10/2018).

Baca Juga :  Polda DIY Tangkap 3 Pelaku Penipuan Bermodus Rekrutmen Ojol, Korbannya 38 Orang

Menurut dia, sebagian besar sosial media itu penggunanya adalah anak muda, harapannya, pemuda ikut berperan aktif mengisi media sosial dengan berita positif.

Hadir pada acara itu sejumlah kelompok generasi milenial mewakikili beberapa komunitas yang ada di Yogyakarta, seperti komunitas blogger, pers mahasiswa dan lainya.

Kominfo menekankan bahwa pemuda dapat membantu Kemenkominfo untuk menekan informasi hoax yang beredar.

Masyarakat bebas berkomunikasi tetapi juga harus pandai memilih informasi yang masuk
Sebelumnya acara diskusi dengan tema yang sama telah digelar di Medan. Rencananya kegiatan serupa akan kembali digelar di Tabanan, Bali. #tribunnews

Loading...