loading...
Loading...
Yosef Benyamin Yembise. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Kerusuhan yang disertai penyerangan napi terhadap seorang napi di Lembaga Pemasyarakataan (LP) Kelas II A Sragen, Kamis (4/10/2018) petang, mendapat tanggapan dari Kalapas Sragen, Yosef Benyamin Yembise. Yosef yang baru sebulan menjabat dan langsung menggebrak dengan melakukan pembersihan praktik-praktik tak beres di LP Sragen, menilai kerusuhan yang melibatkan penyerangan napi ke napi di blok itu sebagai imbas dan konsekuensi dari program perbaikan yang ia jalankan.

“Biasa, mungkin imbas dari normalisasi yang kami lakukan. Sejak awal saya masuk, saya memang ingin membuat perubahan dan praktik nggak benar memang ingin saya bersihkan. Biasa, zona nyaman biasanya bereaksi ketika dinormalisasi,” paparnya saat berbincang dengan JOGLOSEMARNEWS.COM, Minggu (7/10/2018) malam.

Perihal pemicu utamanya, Kalapas asli Papua itu mengaku saat ini masih dalam pendalaman. Ada informasi yang menyebut gara-gara pungutan liar oleh napi berinisial S yang kemudian jadi sasaran penyerangan. Ada pula kabar S dianggap membocorkan praktik haram di kalangan napi hingga kabar soal peredaran narkoba yang disebut dilakukan oleh S hingga memicu keresahan napi lain.

Baca Juga :  Kantor KUA Sragen Diobok-obok Maling, 79 Buku Nikah Kosongan Amblas Dibawa Kabur 

“Tapi penyebab pastinya masih didalami polisi. Waktu kejadian saya memang masih di kantor tapi kejadian berlangsung begitu cepat,” terangnya.

Insiden penyerangan tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB saat para napi barusaja menerima jatah makan. Mendadak belasan napi di Blok C menyerang seorang napi di blok itu, berinisial S, hingga napi kasus perampokan itu kemudian ditemukan penuh luka dan tergeletak di dalam selnya.

Akibat penyerangan dan pengeroyokan, S yang merupakan napi kasus perampokan mengalami luka serius dan dilarikan ke RSUD Sragen. Situasi sempat mencekam sebelum kemudian petugas keamanan Lapas bergerak melokalisir situasi.

“Kondisi terakhir dilaporkan dia sudah membaik,” terang Yosef.

Meski ada insiden penyerangan, Kalapas mengaku tak membuatnya gentar untuk melanjutkan program pembersihan dan perbaikan di Lapas Sragen. Ia meminta dukungan semua pihak dan masyarakat untuk terus melakukan pembenahan dan perbaikan.

Baca Juga :  Joko Suwoto Ikut-ikutan Daftar Cabup PDIP, Bupati Yuni Akui Sama Sekali Tak Merasa Tersaingi 

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Juli Monasoni menyampaikan pihaknya memang sudah melakukan olah TKP di LP Sragen. Sejauh ini, tim sedang mendalami dan meminta keterangan saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Perihal pemicu kerusuhan dan penyerangan ke napi berinial S, Kasat menyebut saat ini masih dalam pendalaman. Wardoyo

Loading...