JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Merasa Hak di Pengisian Perdes Dikebiri, Forum Kades se-Sragen Kompak Ajukan Revisi Perbup 10/2018 

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat mengukuhkan pengurus FKKD Sragen. Foto/Wardoyo
Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat mengukuhkan pengurus FKKD Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN – Usai dikukuhkan, paguyuban Kades se-Sragen yang tergabung Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Kabupaten Sragen langsung tancap gas. Agenda paling mendesak yang bakal dilakukan adalah mrngajukan revisi terhadap Peraturan Bupati (Perbub) No 10 tahun 2018 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda No 8 tahun 2017 tentang Perangkat Desa.

“Kita akan segera ajukan draf revisi Perbup No 10 tahun 2018 soal perangkat desa. Karena dalam Perbup itu kepala desa sama sekali tidak diberi peran dalam pengisian perangkat,” kata Ketua FKKD Sragen, Sutrisna usai dilantik kepada wartawan.

Baca Juga :  Terbongkar, Mantan Kapolsek Gemolong Sragen Ternyata Janjikan 3 Bantuan untuk Selamatkan Bupati Cantik Rita Widyasari. Bayarannya Masya Allah!

Pengurus FKKD Kabupaten Sragen periode 2018-2021 digelar di Pendopo Sumanegaran oleh Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Senin (22/10/2018). Pengukuhan dihadiri Ketua DPRD Bambang Samekto dan Wakil Ketua Bambang Widjo Purwanto serta Sekda Sragen Tatag Prabawanto.

Usai acara Pengukuhan Pengurus FKKD Sutrisna menyampaikan, dari hasil rapat koordinasi pengurus FKKD terpilih, agenda yang akan segera dilakukan adalah mengajukan revisi Perbup tersebut.

Baca Juga :  Ditagih Utang Rp 106 Juta Malah Nantang, Bos Laundry di Sragen Dilaporkan Polisi. Korban Ogah Dicicil 47 Tahun

Revisi diperlukan karena pengalaman sebelumnya pada proses mutasi, penjaringan dan penyaringan Perdes beberapa waktu lalu, tidak memberikan kewenangan apa pun bagi Kades.

“Karena di sana kewenangan kepala desa tidak ada. Karena saat mutasi,  kepala desa hanya sebagai ketua panitia. Kemudian penjaringan penyaringan hanya membuatkan SK. Sementara semua prosesnya diserahkan pihak ketiga dalam hal ini LPPM,” terang Sutrisna yang juga sebagai Kepala Desa Gawan.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua