JOGLOSEMARNEWS.COM Umum TMMD KODIM SRAGEN

Mesin Molen Rusak Tak Padamkan Semangat Satgas TMMD dan Warga untuk Membangun Embung

Foto: Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Anggota Satgas TMMD dan seorang warga mencoba memperbaiki mesin molen yang rusak, Rabu (31/10/2018). Foto: Wardoyo

SRAGEN—Salah satu peralatan yang sangat vital dalam program TMMD Reg ke-103 tahun anggaran 2018 Kodim 0725/Sragen adalah mesin molen atau pengaduk material. Mesin molen tersebut dipergunakan untuk memperlancar dan mempercepat pembangunan embung dan jalan cor di desa Sukorejo, Sambirejo, Sragen.

Saat mesin molen rusak dan tak dapat dioperasikan maka akan sedikit banyak mengganggu proses pembuatan embung. Namun demikian pengerjaan proyek pembangunan tidak boleh terhenti.

Seperti halnya Rabu (31/10/2018) Satgas TMMD dan puluhan warga tetap melanjutkan pengerjaan embung meski tanpa molen, mereka mengaduk material secara manual.

Baca Juga :  Ini 2 Nenek di Sragen Yang Bakal Berbahagia Saat Peringatan HUT RI Nanti. Rumah Reyot Mereka Dijamin Bakal Berubah Jadi Bagus
Foto: Wardoyo

Tumin (47) warga Sukorejo mengatakan pekerjaan pembuatan embung harus dilanjutkan karena untuk mengejar target dan musim hujan.

“Meski mesin molen ngadat atau rusak kita harus tetap bekerja.  Hal ini untuk mengejar target yang ditentukan termasuk juga mengantipasi cuaca yang sudah mulai masuk musim penghujan” papar Tumin, Rabu (31/10/2018).

Menurut Tumin, meski mesin moleh telah dioperasikan sesuai aturan, namun kerusakan masih mungkin terjadi.

“Ada standar pemakaian mesin molen ini. Meski mesin molen sudah diistirahatkan sesuai aturan, namun kendala kerusakan mesin tidak menutup kemungkinan terjadi. Meski tanpa mesin molen kami masih bisa melakukan dengan cara manual, sembari menunggu mesin itu selesai, ini juga karena kita bekerja berdasarkan target yang harus tercapai,” lanjutnya

Baca Juga :  Enam Personel Kodim Sragen Masuki Masa Pensiun, Lima Personel Datang Bergabung

Untuk menyelesaikan pembangunan embung sesuai target  membuat kerja Satgas TMMD dan warga  menjadi lebih intensif dan ekstra, baik dalam mengangkut material maupun dalam proses pengadukan material menjadi bahan jadi adonan.

Disisi lain menyikapi rusaknya alat utama pengaduk material, membuat TNI dan masyarakat makin bekerja ekstra, dan membuat hubungan masyarakat TNI menjadi lebih erat. Sama halnya dengan tema TNI yakni  Bersama Rakyat TNI Kuat . Marwantoro S