loading...
Loading...

WONOGIRI-Pelajar warga Dusun Tetes RT 2 RW 5 Desa Pucung Kecamatan Eromoko Wonogiri diduga menjadi korban penganiayaan sekelompok pemuda.

Peristiwa itu terjadi saat ada pagelaran musik dangdut, Selasa (16/10/2018). Lokasi kejadian di pinggir Jalan raya Wuryantoro–Eromoko, tepatnya di Kelurahan Mojopuro Kecamatan Wuryantoro, Wonogiri.

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto, Kamis (18/10/2018) mengatakan, korban adalah dua orang pelajar. Yakni berinisial LH (15) dan AP (14). Namun, hanya LH yang mengalami luka.

“Lutut kiri korban lecet, pelipis kiri memar dan kepala belakang memar serta pusing. Korban sempat dirawat di rumah sakit tapi sudah boleh pulang,” ujar dia.

Baca Juga :  Waduh, Luas Lahan Pertanian di Wonogiri yang Diserang Ulat Grayak Capai 108 Hektare, Tersebar di 11 Kecamatan

Terduga pelaku, ujar dia, ada sekitar empat pemuda.

Kronologis kejadian, sebut dia, berawal saat korban dan rekan-rekan melihat konser musik di Desa Sumberejo Kecamatan Wuryantoro. Pada saat melihat musik, korban berjoget bersama rekan-rekannya itu. Ketika itu korban bersenggolan dengan pemuda

Ketika korban pulang, di perjalanan bertemu dengan terduga pengeroyok. Korban berhenti di pinggir jalan dan hendak bertanya. Tapi justru korban diduga langsung dihajar dan dikeroyok oleh para pemudan.

Baca Juga :  Innalillahi, Berita Wonogiri Terkini, Warga Tempel Genukharjo Wuryantoro Ditemukan Gantung Diri di Kain Jarit di Blandar Rumah

“Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Wuryantoro,” jelas dia. Aris Arianto

Loading...