loading...
Loading...
Kalapas Sragen, Yosef Benyamin Yembise (kiri) saat melantik Ka KPLP yang baru, Rusli Suryadi di Lapas Sragen, Rabu (24/18/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Semangat reformasi total yang digeber Kalapas Sragen, Yosef Benyamin Yembise untuk membenahi Lapas Sragen dipastikan makin menguat. Ini menyusul kedatangan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Sragen yang baru, Rabu (24/10/2018).

Adalah Rusli Suryadi, pejabat yang ditugaskan khusus dari Kanwil Kemenkumham Jateng untuk menjabat sebagai Ka KPLP di Lapas Sragen. Rusdi yang sebelumnya menjabat Kasie Kamtibmas Lapas Pasir Putih Nusakambangan, resmi dilantik Rabu (24/10/2018).

Ia menggantikan Ka KPLP Sragen, Riyanto, yang dimutasi menggantikan posisi Rusli di Lapas Pasir Putih NK. Serah terima jabatan dipimpin langsung oleh Kalapas Sragen, Yosef Yembise di ruangan lantai dua Lapas Sragen.

Usai dilantik, pejabat kelahiran Bogor 4 November 1981 itu mengatakan sudah siap menyesuaikan dengan kebijakan dan arahan Kalapas Sragen. Pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah strategis dan prioritas untuk mendukung normalisasi yang saat ini tengah digeber di Lapas Sragen.

Rusli yang pernah menjabat di Lapas Cirebon itu juga siap menyelaraskan dengan program Kalapas, utamanya pembenahan internal demi meningkatkan Kamtibmas dan keamanan di Lapas Sragen.

Baca Juga :  Misteri Tabrak Lari Tewaskan 2 Pemotor di Ngrampal Sragen Masih Gelap. Polisi Sebut Minimnya Saksi Jadi Kendala 

“Kita siap kerja keras untuk mewujudkan Lapas yang anti halinar yaitu handphone, pungli dan narkoba. Karena pemindahan napi bermasalah sudah dilaksanakan, sekarang tinggal pembenahan di Lapas Sragen. Intinya Lapas Sragen harus bersih HP dan narkoba. Jangan sampai ada pungutan liar dengan dalih apapun. Enggak ada itu iuran-iuran kebersihan,” paparnya.

Jika sampai ada iuran atau pungutan apapun, ia meminta agar tak segan disampaikan atau dilaporkan ke dirinya.

Soal dinamika Lapas Sragen yang sempat kental dengan stigma ramah narkoba dan pungli, ia mengaku siap menjadi bagian untuk melakukan pembenahan.

Yosef Yembise (kiri) saat melakukan salam komando dengan Ka KPLP baru, Rusli Suryadi. Foto/Wardoyo

Kalapas Sragen, Yosef Benyamin Yembise menyampaikan mutasi dan pergeseran sebagai hal yang wajar untuk kepentingan penyegaran. Ia berharap Kepala KPLP yang baru, bisa segera beradaptasi dan sertijab itu diharapkan  menjadi bagian program normalisasi yang memang ia geber sejak dua bulan menjabat di Lapas Sragen.

“Dengan Ka KPLP yang baru ini akan menjadi bemper dari sebuah tim pengamanan. Makanya saya optimis ini akan sangat mendukung nornalisasi yang kami lakukan. Target saya tiga bulan normalisasi. Tak hanya ke napinya, termasuk pembenahan internal petugas juga ditingkatkan,” urainya.

Baca Juga :  Cerita Haru Napi Asal Papua Berubah Total Usai Masuk Lapas Sragen. Menolak Pulang ke Papua, Ortu Trenyuh Merasa Hutang Budi ke Warga Sragen dan Bu Dirjen 

Saat memberi sambutan di Sertijab pun, Yosef juga meminta agar Rusli tidak takut untuk melakukan pembenahan lantaran Kalapas pun juga turun langsung bersama-sama untuk berkoordinasi.

“Koordinasi dengan internal dan eksternal sudah terus kami lakukan. Dengan begitu nanti akan terbangun kebersamaan dan semua bisa berjalan dengan saling mendukung satu sama lain,” tandasnya. Wardoyo

 

Loading...