loading...
Loading...
Kobaran api melahap bangunan di SMPN 1 Gesi Sragen, Senin (22/10/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN- Kebakaran melanda SMPN 1 Gesi, Senin (22/10/2018) siang. Kobaran api besar melahap bangunan kantin di SMPN yang berada di Dukuh Wahyu, Desa Blangu, Gesi tersebut.

Kantin yang dikelola Triyono itu ludes tak tersisa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Data yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.45 WIB.

Baca Juga :  Bupati Sragen Tak Larang PNS Bercadar dan Celana Cingkrang. "Tapi Saya Akan Tegur Habis-Habisan Kalau Ada PNS Pakai Rok dengan Belahan Segini!" 

Data yang dihimpun, api kali pertama diketahui pukul 14.30 WIB. Saat itu, Triyono sedang merebus air di dapur. Kemudian ditinggal mandi. Diduga kuat api merembet dan kemudian melahap dapur.

Sekitar pukul 14.45 WIB, istrinya kaget melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari arah kantin. Ia pun langsung berteriak minta tolong hingga membuat warga berhamburan membantu pemadaman.

Baca Juga :  Memilukan, Korban Tewas Kecelakaan Maut Kereta Joglosemar Kerto di Gemolong Ternyata Baru Pulang Kulakan

Kondisi kantin yang terbuat dari konstruksi kayu membuat kobaran api makin menjadi.

Karena api sudah membakar ruangan kantin sehingga api terus membakar hingga habis, warga berdatangan untuk membantu menyelamatkan bangunan Gedung sekolahan agr tidak terbakar.  Kemudian sekitar pukul 15.30 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran Sragen datang untuk membantu memadamkan sisa bara api.

Baca Juga :  Kebakaran Dahsyat 2 Gudang Pabrik Mebel Dekat Pabrik Jokowi di Kalijambe, Kerugian Capai Rp 25 Miliar
Puing sisa kebakaran di SMPN 1 Gesi Sragen. Foto/Wardoyo

Api baru bisa dijinakkan pukul 15.45 WIB. Namun bangunan kantin berikut isinya sudah terlanjur ludes tak tersisa.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengatakan tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Yang terbakar adalah bangunan kantin sedangkan gedung ruang kelas masih selamat.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” paparya. Wardoyo

Loading...