JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terkuak, Napi Korban Kerusuhan LP Sragen Ternyata Dikenal Sebagai Tamping. Dipenjara Karena Kasus Perampokan 

Ilustrasi kerusuhan di Lapas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi kerusuhan di Lapas

SRAGEN- Teka-teki insiden kerusuhan dan penyerangan napi di Lapas Kelas II A Sragen, perlahan menemukan titik terang. S alias Sasongko, napi yang menjadi korban penyerangan oleh belasan napi lain, ternyata dikenal sebagai pentolannya napi alias tahanan pendamping (Tamping).

Sasongko disebut sebagai Tamping di Blok C yang merupakan blok untuk napi kasus kriminal umum.

Baca Juga :  Ini Identitas 2 Korban Kecelakaan Maut di Kadipiro Solo, Asal Gemolong dan Sumberlawang, Polisi Masih Selidiki Truk yang Kabur

“Dia memang Tamping di Blok C, blok kriminal umum,” papar Kalapas Sragen, Yosef Benyamin Yembise, Minggu (7/10/2018) malam.

Insiden penyerangan tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB saat para napi barusaja menerima jatah makan. Mendadak belasan napi di Blok C menyerang seorang napi di blok itu, berinisial S, hingga napi kasus perampokan itu kemudian ditemukan penuh luka dan tergeletak di dalam selnya.

Baca Juga :  Sragen Masih Zona Kuning Covid-19, Hari Pertama Masuk Sekolah Hanya Berlaku Untuk Siswa Baru Saja. Jumlah Siswa Dibatasi, Sebelum Masuk Diperiksa Ketat

Akibat penyerangan dan pengeroyokan, S yang merupakan napi kasus perampokan mengalami luka serius dan dilarikan ke RSUD Sragen. Situasi sempat mencekam sebelum kemudian petugas keamanan Lapas bergerak melokalisir situasi.

“Kondisi terakhir dilaporkan dia sudah membaik,” terang Yosef. Wardoyo