loading...
Loading...
Ilustrasi siswi hamil

SRAGEN- Nasib tragis dialami DS (15). Siswi kelas II SMK asal sebuah desa di Kecamatan Gondang, Sragen itu harus pasrah menjadi budak nafsu pakdenya, SD (50).

Siswi mungil berparas manis itu diperkosa berulangkali hingga hamil besar. Aksi bejat paman korban itu terungkap ketika korban tak tahan dengan kondisinya yang menjadi pelampiasan nafsu seks pamannya.

Tragisnya, aksi perkosaan sedarah itu terjadi sudah lebih dari setahun dan kini korban dalam kondisi hamil 8 bulan.

Baca Juga :  Jelang Coblosan, Komisioner Bawaslu Sragen Diadukan ke DKPP. Diduga Ada Hubungan Ikatan dengan Pegawai Sekretariat KPU 

“Kemarin dia datang minta pendampingan ke saya. Langsung kami laporkan kasusnya ke Polres Sragen. Saat ini sudah ditangani unit PPA. Kondisinya sudah hamil besar. Diperkosanya banyak kali,” ujar Koordinator Aliansi Peduli Perempuan Sukowati (APPS) Sragen, Sugiyarsi Senin (8/10/2018).

Ia menguraikan perkosaan itu berawal ketika kedua orangtuanya bercerai. Sang ibu kemudian merantau dan bapaknya menikah lagi serta pergi ke Jakarta.

Baca Juga :  Terciduk, Ini Penampakan 2 ABG Pelempar Batu Pemicu Kecelakaan Maut Bus Eka di Ring Road Sragen. Pagi Ini Dikeler di Polres Sragen 

Korban kemudian dititipkan untuk diasuh pakdenya. Rupanya kepercayaan itu dimanfaatkan pelaku untuk merenggut kehormatan keponakannya itu. Setiap korban tidur, pelaku mendadak menyusul dan kemudian menggagahinya.

“Pelaku juga mengancam setiap kali melakukannya. Sampai akhirnya korban hamil dan tak tahan memendam penderitaannya,” terang aktivis yang akrab disapa mami itu.

Kasus perkosaan terhadap siswi hingga hamil itu kian menambah panjang daftar kekerasan seksual yang menimpa pelajar di Sragen. Saat ini kasus yang menimpa DS, sudah ditangani pihak Polres. Wardoyo

Baca Juga :  Daftar 10 Caleg Peraih Suara Terbanyak Dapil 2 Sragen di Pemilu 2014. PDIP Jawara, Caleg-caleg Tajir Langsung Raih Kursi
Loading...