loading...
Loading...
Petugas dari Polres Salatiga saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian rumah roboh Kampung Butuh RT 06/RW 01 Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Foto : Istimewa

SALATIGA— Nasib tragis dialami Suratno (55) warga Kampung Butuh RT 06/RW 01 Kelurahan Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga. Betapa tidak, pria paruh baya ini tewas seusai tertimpa atap dan puing-puing reruntuhan rumah yang menjadi tempat dia melepas lelah selama ini.

Sebelum tewas, Suratno sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara (DKT) dr Asmir Salatiga. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal di rumah sakit pada Senin (22/10) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :  Fakta di Balik Pembunuhan Bayi oleh Karyawati Pabrik di Semarang. Tersangka Berasal Dari Purworejo, Bayi Sempat Disumpal Kain di Lemari 

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, rumah milik Suratno roboh pada Senin (22/10) siang sekira pukul 14.30 WIB. Sungguh tragis, pada saat kejadian,

pemilik rumah Suratno (56) sedang berada di dalam rumah. Akibat tertimpa atap dan puing-puing bangunan Suratno mengalami sejumlah luka serius pada bagian kepala. Petugas kepolisian dari Polsek Tingkir bersama warga di sekitar lokasi kejadian  langsung mengevakuasi korban dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara (DKT) dr Asmir Salatiga. Namun nyawa korban tidak tertolong.

Baca Juga :  237 Desa Kabupaten Rembang Hari Ini Gelar Pilkades Serentak. Awas, Ada 11 Desa Masuk Kategori Rawan! 

Menurut Rina L (29) tetangga korban saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, diduga rumah korban roboh karena bangunannya sudah tua atau lapuk. Sehingga bangunan bisa roboh rata dengan tanah dan menimpa pemilik rumah.

Pada saat kejadian korban di dalam rumah. Menurut dia, tubuh korban ditemukan di bawah tumpukan kayu atap rumah dan puing-puing bangunan di ruang tengah.

“Pada saat ditemukan posisi tubuh korban dalam keadaan telungkup, kepalanya tertimpa kayu reruntuhan atap rumah. Kaki korban terkena reruntuhan tembok,” kata dia.

Baca Juga :  Apel Pagi di Mapolda, Kapolda Jateng Bicara Soal Pengamanan Pilkada dan Pilkades. Begini Amanatnya! 

Senada disampaikan oleh Joko S, warga lain yang ikut membantu proses evakuasi. Ia mengungkapkan, setelah korban berhasil dievakuasi langsung  dibawa ke Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara (DKT) dr Asmir Salatiga. Namun, akibat mengalami luka serius pada kepala, nyawa korban tidak tertolong.

Ia juga mengungkapkan, tidak lama setelah kejadian petugas kepolisian dari Polsek Tingkir dan Polres Salatiga tiba di lokasi. Bersama dengan warga petugas melakukan evakuasi tubuh korban dan melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Satria Utama

Loading...