JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Trenyuh, Ratusan Warga Desa Sukorejo Rela Antri Demi Dapat Pengobatan Gratis di Lokasi TMMD Kodim Sragen. Ternyata Ini Alasannya!

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Warga Desa Sukorejo Sambirejo tampak antri mendapat pengobatan gratis di lokasi TMMD Reguler Kodim Sragen, Senin (15/10/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN– Warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo antusias mengikuti pengobatan gratis, pemasangan alat kontrasepsi dan donor darah yang digelar di Puskesmas Pembantu Desa Sukorejo. Tiga kegiatan sekaligus ini diadakan dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0725/Sragen.

Warga pun antusias menyambut kegiatan itu. Sejak Senin (15/10/2018) pagi, ratusan warga sudah nampak berjubel di Puskesmas setempat.

TMMD ini memang mendatangkan keuntungan bagi warga setempat. Mereka bisa berobat dan konsultasi masalah KB secara gratis tanpa dipungut biaya.

Baca Juga :  Update Corona Sragen 6 Juli, 21 Orang PDP Meninggal Dunia. Tinggal 9 Pasien Positif Dirawat, 40 Sembuh, Total Sudah 25 Warga Meninggal

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan disetiap ada giat TMMD. Selain sebagai sasaran non fisik dalam kegiatan TMMD Reguler 103 Kodim 0725/Sragen ini juga sebagai wujud kemanunggalan dan soloditas antara TNI dengan Rakyat. Tapi di luar kegiatan TMMD kita juga sering adakan,” papar Dandim 0725/Sragen, Letkol Kav Luluk Setyanto, Senin (15/10/2018).

Ia menguraikan kegiatan sosial itu merupakan kerja sama antara petugas kesehatan dengan Kodim setiap ada pembukaan TMMD di wilayah Kodim 0725/Sragen. Sejumlah pejabat menyempatkan hadir menengok pengobatan gratis tersebut usai pembukaan TMMd di Lapangan Desa Sukorejo.

Baca Juga :  Diisolasi 22 Hari, Kuli Panggul Positif Covid-19 Berusia 59 Tahun Asal Tanon Sragen Kembali Berhasil Sembuh. Tinggal 9 Pasien Positif Yang Masih Dirawat, Satu Meninggal Dunia

Seperti diakui Sriyatun (76), salah satu warga Dukuh Pondok, Desa Sukorejo ini. Ia mengaku sangat gembira dengan adanya pengobatan gratis tersebut. Pasalnya kegiatan itu belum ada sebelumnya dan telah lama dinantikan oleh warga. Menurutnya warga sangat terbantu karena selama ini terkadang terkendala biaya untuk berobat.

“Ini belum pernah ada sebelumnya, warga sudah cukup lama menanti kegiatan seperti ini. Apalagi semua gratis,” ujarnya. Wardoyo