loading...
Loading...
ilustrasi sakit kepala

SRAGEN- Tren peningkatan angka kasus penyakit tak menular namun mematikan belakangan ini, memang cukup memprihatinkan. Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) pun membagikan tips untuk mencegah ancaman penyakit mematikan macam stroke, jantung, hipertensi dan gula (diabetes melitus).

“Pencegahannya adalah dengan melakukan gerakan masyarakat sehat atau Germas. Pola hidup yang sehat, karena penyakit tidak menular tapi mematikan itu biasanya dipicu oleh pola makan dan pola hidup,” papar Kepala DKK Sragen, Hargiyanto Selasa (13/11/2018).

Hargiyanto menguraikan Germas itu dijabarkan dalam enam hal yang disingkat dengan CERDIK. Tips pertama C yakni cek rutin kesehatan setiap bulan atau minimal enam bulan sekali.

Kedua E yakni enyahkan asap rokok. Kebiasaan menghisap rokok yang banyak dilakukan pria ini barangkali sedikit sulit dilakukan apalagi bagi mereka yang sudah perokok berat.

Baca Juga :  Kasus Satpam Galak di RSUD Sragen, DPRD Sragen Desak Dirut Usut Tuntas dan Beri Sanksi Tegas! 

“Konsumsi rokok bisa memicu jantung,” urai Hargiyanto.

Tips ketiga adalah R yakni rutin melakukan aktivitas fisik seperti olahraga. Menurutnya dengan olahraga rutin akan mencegak penumpukan lemak dan menjaga daya tahan tubuh agar tak gampang sakit.

Kemudian tips keempat adalah D yang berarti diet seimbang yakni antara konsumsi lemak, karbohidrat, protein dan gizi harus berimbang. Hal ini bisa diperoleh dengan menjaga pola makan dan memperbanyak konsumsi buah dan sayur.

Yang kelima adalah I yaitu istirahat cukup. Dan tips terakhir K adalah kelola stress. Menurut Hargiyanto banyak penyakit mematikan yang dipicu oleh stress.

Baca Juga :  Daftar ke DPP PDIP, Joko Mengaku Tak Gentar Lawan Yuni Bersaing Rebut Rekomendasi ke Pilkada Sragen 

Karenanya mengelola stress menjadi salah satu anjuran agar mencegah potensi terserang penyakit.

“Misalnya berangkat ke kantor kemrungsung lalu ngebut takut telat. Akhirnya membuat deg-degan sehingga  tensi bisa naik, gula juga naik. Terlalu penat dan nggak bisa mengelola stress maka akan cepat naik tensi dan memicu penyakit juga,” tandasnya. Wardoyo

Loading...