loading...
Loading...
Ilustrasi/tribunnews

JEPANG – Jabatan biasanya melekat dengan kompetensi. Namun entah karena aladan apa, pemerintah Jepang menunjuk seorang yang  sama sekali belum pernah menggunakan komputer untuk menjadi Kepala Keamanan Siber (Head of Cybersecurity).

Sosok itu bernama Yoshitaka Sakurada. Pria 68 tahun tersebut sudah lama berkiprah di kancah politik dari Partai Demokrat Liberal. Namun, baru-baru ini Yoshitaka Sakurada mengungkap fakta kontroversial tentang dirinya.

Ia tak pernah dan tak bisa menggunakan komputer sepanjang hidupnya.

“Sejak berusia 25 tahun, saya sudah punya staf dan sekretaris. Saya tak pernah menggunakan komputer,” kata dia.

Masyarakat pun dibuat heboh dengan pernyataan tersebut. Sebab, perannya sebagai Head of Cybersecurity sejatinya menuntut Yoshitaka Sakurada untuk melek teknologi.

Baca Juga :  Wouw, Anak Hiper Intelijen Yang Memukau, Lulus S1 Dalam Usia 9 Tahun. Berencana Lanjut S2 Sekaligus Kuliah Kedokteran

Pengoperasian komputer bisa dibilang sebagai kemampuan dasar yang perlu dikuasai.
Kendati demikian, Yoshitaka Sakurada sama sekali tak meragukan kapasitas dirinya.

“Ini adalah kekurangan saya yang harus diterima pemerintah secara keseluruhan. Saya yakin saya bukan pilihan yang salah,” ia menuturkan.

Namun, agaknya Yoshitaka Sakurada terlalu optimis dengan dirinya sendiri. Ketika salah satu regulator bertanya apakah stasiun nuklir Jepang menggunakan USB drive, ia tak bisa menjawab.

“Para spesialis yang bisa menjawabnya,” ujar dia, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Minggu (18/11/2018) dari Gizmodo.

Hingga kini belum ada yang berani meminta Yoshitaka Sakurada untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Agaknya pemerintah Jepang ingin memberi kesempatan bagi Yoshitaka Sakurada untuk membuktikan diri.

Baca Juga :  Diomeli Guru di Depan Teman-temannya, Siswa SD Ini Melompat dari Lantai 4 Sekolahnya, Tewas!

Yoshitaka Sakurada mengemban jabatan Head of Cybersecurity sejak bulan lalu, pasca pemilihan ulang Shinzo Abe sebagai Perdana Menteri.

Salah satu tugas yang menantinya adalah mengawasi keamanan komputer untuk Olimpiade di Tokyo tahun 2020 mendatang. #tribunnews

Loading...