loading...
Loading...
Pahlawan Nasional. Foto: Wikipedia

JAKARTA – Pemerintah akan memberikan gelar pahlawan kepada enam tokoh nasional bersamaan dengan Hari Pahlawan, 10 November 2018. Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin menuturkan penganugerahan gelar pahlawan ini akan dilakukan di Istana Negara, Jakarta Pusat.

“Direncanakan besok ada penganugerahan gelar pahlawan nasional untuk enam orang,” ujar Pepen kepada Rabu,(7/11/2018). Enam tokoh itu menurut kabar yang beredar di antaranya Abdulrahman Baswedan dari Yogyakarta. Ia merupakan kakek Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Selain itu, Kasman Singodimedjo dari Jawa Tengah, Depati Amir dari Bangka Belitung, KH.Sjam’un dari Banten.

Kemudian Ibu Agung (Hj. Andi Depu) dari Sulawesi Barat dan Pangeran Muhammad Noor dari Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Zulkifli Hasan Diklaim Tak Dikehendaki Lagi Jadi Ketum di Partai Matahari Terbit

Pepen mengatakan keenam nama itu akan dipastikan esok. “Lihat besok,” katanya. Penghargaan gelar pahlawan rencananya bakal disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya, Kementerian Sosial telah menyerahkan 16 nama calon pahlawan nasional kepada Jokowi melalui Dewan Gelar. Menurut pihak Kementerian Sosial dalam siaran persnya, proses seleksi terhadap nama-nama pahlawan itu berlangsung sangat ketat. Adapun tokoh-tokoh yang diusulkan berasal dari sejumlah daerah di Indonesia dan mewakili multikulturalisme.

Penetapan tokoh untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional ini ditentukan oleh para anggota Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Aturan dewan gelar telah tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2010 tentang Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

Baca Juga :  80 Persen Korupsi Terungkap Karena Orang Dalam, KPK Minta PNS Berani Lapor Jika Ada Indikasi Korupsi di Kantornya

www.tempo.co

Loading...