loading...
Loading...
Dok KTK

KARANGANYAR – Memperingati dua tahun perjalanan Karanganyar Taman Kabudayan (KTK), Rabu (28/11/2018) malam kemarin dilangsungkan syukuran dan doa bersama.

Meski dihelat dalam bentuk yang sederhana, namun acara tersebut berlangsung khidmat namun akrab dan  santai. Puluhan anggota KTK turut serta menghadiri acara tersebut.

“KTK menjadi ladang rekreasi ilmu, pengetahuan, teknologi, seni dan budaya bagi keluarga besar warga Karanganyar,” jelas pamong KTK, Iqbal dalam rilisnya ke Joglosemarnews, Kamis (29/11/2018).

Baca Juga :  PAD Karanganyar 2020 Diproyeksi Naik Rp 327 Miliar, Tapi Anggaran Infrastruktur Tahun Depan Bakal Dikurangi. Ini Masalahnya! 

Iqbal mengatakan, dengan ruh gotong royong KTK dalam kiprahnya berupaya untuk mengajak, memperluas, membudayakan perilaku sengkuyungan (gotong royong) dalam bentuk material maupun gagasan yang bisa diaplikasikan secara efektif.

Selama dua tahun berproses KTK membutuhkan dana. Menurut Iqbal, dana tersebut diperoleh dari beberapa sumber, antara lain dari para pamong KTK, donasi murni dari pamong maupun simpatisan dan hibah murni yang tidak mengikat dari lembaga maupun perorangan.

Baca Juga :  Orangtua di Karanganyar Diminta Jadi Panutan Anaknya, Awasi dari Pergaulan Tak Sehat. Ada Apa?

KTK, menurut Iqbal juga membentuk badan usaha Koperasi, yang sebagian hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan KTK.

“KTK berupaya meningkatkan kualitas kegiatan ke arah yang lebih baik namun tidak memberatkan secara  personal maupun lembaga,” jelasnya. #suhamdani

Loading...