Mengapa Masih Ada Indomaret di Rest Area Tol Sragen-Ngawi, Padahal Presiden Jokowi Minta Dorong UMKM dan Semua Produk Lokal? 

-

Presiden Jokowi setiba di rest area Ngrampal dengan latar belakang toko modern Indomaret Rabu (28/11/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Peresmian jalan Tol Solo-Ngawi untuk ruas Sragen-Ngawi di Rest Area Ngrampal, Rabu (28/11/2018) menyisakan pertanyaan menggelintik. Di tengah deretan kios kuliner lokal, ternyata terselip satu kios toko modern berlabel Indomaret di dua sisi Rest Area tempat peresmian.

Munculnya toko modern itu menjadi perbincangan lantaran pagi itu, dalam sambutannya Presiden Jokowi menggemborkan agar rest area di jalan tol bisa dimanfaatkan untuk pengembangan UMKM dan memasarkan produk-produk lokal daerah.

“Agak kurang pas saja. Kalau kios kulinernya sudah bagus karena semua diisi kuliner lokal. Tapi kenapa pula masih ada toko modern kalau Pak Presiden mintanya mendorong UMKM. Harusnya kan malah bagus diberi kios biasa diisi produk lokal yang lengkap. Itu malah mensupport produk lokal dan sesuai dengan harapan Presiden,” ujar Widodo, salah satu warga Sragen menyikapi munculnya toko modern di rest area.

Baca Juga :  Biaya PTSL Sejumlah Desa Bermasalah, Bupati Sragen Tegaskan Biaya Rp 600.000 Sebenarnya Sudah Cukup. "Kalau Narik Lebih, Kita Tak Cawe-cawe!"  

Ya, tak hanya Widodo, kehadiran toko modern di rest area itu juga menjadi perbincangan banyak pihak. Mereka menganggap hal itu kontradiktif dengan harapan Presiden dan keinginan besarnya memberi peluang besar untuk UMKM lokal dan produk daerah setempat bisa memanfaatkan keberadaan rest area di jalan tol.

Baca Juga :  Bupati Sragen Serukan Semua Camat dan Kades Kerahkan PNS Belanja ke Pasar Tradisional!

Penegasan itu disampaikan Jokowi saat memberi sambutan dan sesi tanya jawab dengan pers di sela peresmian Tol Sragen-Ngawi.

Selain berbicara soal pembangunan infrastruktur jalan tol, Presiden Joko Widodo juga ingin memaksimalkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar jalan tol. Hal itu bisa dilakukan salah satunya dengan memanfaatkan rest area jalan tol sebagai tempat bagi masyarakat untuk mengembangkan UMKM.

Baca Juga :  Pendaftar CPNS Sragen Diprediksi Capai 3.000 Orang. Hari Pertama Masih Nihil, BKPP Sebut Kemungkinan Pendaftar Bakal Ramai Mulai Hari Kedua 

“Saya juga senang pagi hari ini saya menengok ke kanan ada soto kwali, ada lontong opor, ada pecel lele, ada oseng kikil, ada bebek rica-rica. Menengok ke kiri juga ada soto madura, bakso malang, dan yang lain-lainnya sesuai dengan yang dulu saya sampaikan,” ucapnya.

Presiden berharap agar langkah ini juga diikuti oleh pengelola rest area jalan tol lainnya di Indonesia.

“Kita harapkan UMKM kita bisa berkembang, diberikan sebuah area, ada wadahnya, sehingga dampaknya nanti kita lihat kalau sudah setahun atau dua tahun akan kelihatan. Kita akomodasi keinginan-keinginan dari usaha mikro dan kecil untuk memasarkan produk-produknya yang ada di rest area,” tuturnya.

Baca Juga :  SMK Citra Medika Sragen Borong 6 Penghargaan Nasional. Sapu Bersih 3 Juara di Kelompok Farmasi, Satu Siswi Sabet Juara Wirausahawan Muda
Baca Juga :  Ratusan Warga Padati Lokasi Kecelakaan Truk Terjun ke Jurang di Tangen Sragen. Sopir Tewas Mengenaskan 

Foto/Wardoyo

Setelah peresmian, Presiden menyempatkan untuk mencicipi berbagai kuliner bercita rasa lokal yang ada di rest area. Ia tampak duduk semeja dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirjen Bina Marga Kementerian PU dan Perumahan Rakyat Sugiyartanto.

Lalu Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Bupati Ngawi Budi Sulistyono, dan Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani.

Beberapa kuliner yang disajikan antara lain, bebek bagor, ayam bakar, soto kwali, hingga serabi linco’s, dan teh hangat serta kopi. Wardoyo

 

- Advertisment -

Must Read

Ogah Dibawa Berobat, Pria di Krandegan Nekat Gorok Leher Sendiri Hingga...

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Kebumen digemparkan dengan adanya peristiwa bunuh diri yang dilakukan oleh seorang warga Desa Krandegan, Kecamatan Puring. HW (31) nekat menghabisi nyawa...