loading...
Loading...
Dok Panitia

SOLO – Paguyuban Komisaris dan Pemegang (PESAKOM) Soloraya,  menyelenggarakan workshop Review Kelayakan Rencana Bisnis BPR/BPRS 2019 di Swiss Belinn Hotel,
Selasa (27/11-2018).

Ketua PESAKOM, Wymbo Widjaksono, dalam rilis yang dikirim ke Joglosemarnews menjelaskan, workshop diikuti 93 peserta, menghadirkan narasumber Zinsari dari Zypro Consulting, Jakarta.

Baca Juga :  Dosen UNS Bimbing Warga Jatipuro Ubah Limbah Singkong Jadi Nata De Cassava dan Biostarter Kompos

Lebih lanjut, Wymbo menjelaskan latar belakang workshop karena adanya kebutuhan para anggota PESSKOM  untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan mereview rencana bisnis yang diajukan direksi.

Kepala Otoriras Jasa Keuangan (OJK)  Solo, yang diwakili, Dinavia Tri Riandari, dalam sambutannya, menyampaikan agar dalam menyusun Rencana Bisnis Bank (RBB) 2019 selalu memperhatikan faktor internal dan eksternal. RBB harus disusun realistis dan komprehensif dengan selalu berpegang pada faktor kehati-hatian.

Baca Juga :  Kampanyekan Kurangi Sampah Plastik, UMS Gaungkan Tagar #umscantiktanpaplastik

“Ada beberapa temuan di lapangan, ada BPR menyusun RBB tidak realistik target kredit tercapai 80 persen, namun tahun berikutnya menyusun target pertumbuhan naik 25 persen. Sebaliknya ada juga yang menargetkan pertumbuhan terlalu rendah. Atau tidak ada pertumbuhan sama sekali,” paparnya.

Baca Juga :  Tenaga Teknis Kefarmasian Prodi D3 Farmasi UNS Diambil Sumpah

Narasumber workshop, Zinsari, memaparkan materi workshop terkait ketentuan rencana bisnis, laporan keuangan, rasio keuangan, evaluasi kesesuaian strategi, kebijakan dan target, sampai pengawasan pelaksanaan RBB. #suhamdani

Loading...