loading...
Loading...
Warga membeli paket sembako di pasar murah pada penutupan TMMD di Sukorejo, Selasa (13/11/2018). Foto: Wardoyo

SRAGEN—TMMD Reg ke-103 Kodim 0725/Sragen telah resmi ditutup, salah satu acara pendukung dalam upacara penutupan tersebut adalah digelarnya  pasar murah bagi warga masyarakat Sukorejo. Tujuan digelarnya pasar murah untuk mensejahterakan  warga kurang mampu di tengah-tengah melambungnya hargakebutuhan pokok  di pasar.

Hal ini dibenarkan pengurus koperasi Primkop Kartika D-05 Sragen (Kodim Sragen) Pelda Wagio, untuk pasar murah ini  koperasi Primkop menjual sembako murah sebanyak 300 paket sembako dengan isi mi instan 4 buah, minyak goreng 1 liter, gula 1 kg yang biasa dijual Rp 30.000 menjadi Rp 20.000.  Ini dilakukan untuk meringankan beban  warga sukorejo yang kurang mampu.

Foto: Wardoyo

Pasar murah dadakan yang digelar Koperasi Kodim 0725/Sragen disambut gembira warga sukorejo, tidak butuh waktu lama, 300 paket sembako yang disiapkan habis dalam beberapa menit.  Salah seorang warga bernama  Rakinem (57)  warga jambean menuturkan kalau sembako yang dijual koperasi Kodim 0725/Sragen memang murah.

“Saya berharap pasar murah seperti ini terus  ada karena sangat membantu masyarakat kurang mampu di desa Sukorejo” tuturnya membelinya sembari menunjukan sembako murah yang dibelinya.

TMMD Reg ke-103 yang digelar di desa Sukorejo, Sambirejo hari ini selasa 13 November 2018 resmi ditutup Danrem 074/Waras Kolonnel Inf Widi Prasetijono dilapangan balai desa Sukorejo.

Kodim 0725/Sragen berharap dengan pasar murah ini dapat meringankan  mensejaterahkan  warga kurang mampu di tengah tengah melambungnya harga dipasar saat ini. Marwantoro S

Loading...