loading...
Loading...
Ilustrasi/tribunnews

SEMARANG – Rutan Polrestabes Semarang heboh. Pasalnya, beberapa tahanan diketahui melakukan pesta sabu di ruang nomor sembilan.

Buntut dari peristiwa itu,  beberapa anggota polisi diperiksa Propam, Jumat (23/11/2018). Mereka diperiksa terkait bagaimana barang haram tersebut bisa masuk ke ruang tahanan nomor sembilan.

Sejauh ini, ada beberapa spekulasi yang muncul. Mulai dari sabu dibawa oleh pengunjung yang menjenguk atau bisa juga dibawa masuk ke dalam sel melalui perantara anggota.

Kepala Satuan Sabhara Polrestabes Semarang AKBP Bambang Yoga membenarkan seluruh anggotanya yang terlibat penjagaan diperiksa oleh provos.

Baca Juga :  Usai Ringkus 14 Komplotan Preman Solo Raya, Polda Jateng Incar 57 Kasus Premanisme Lainnya. Dirreskrimum Tegaskan Siap Sikat Semua Preman!

“Semua anggota saya diperiksa tinggal nanti yang terbukti yang mana, akan diberikan sanksi” terang Yoga, Jumat (23/11/2018).

Tanpa merujuk jumlah angka anggota yang diperiksa, ia menyebutkan pemanggilan lebih terkait pemeriksaan kedisiplinan.

Yoga mengatakan, sejauh ini pengamanan di tahanan sudah diupayakan dengan sumberdaya yang paling maksimal.
Mulai dari menerjunkan delapan anggota selama satu shift penjagaan.

Hingga melengkapi tahanan dengan kamera CCTV.

“Namun memang mereka selalu mencari cara untuk bisa memasukan barang, tentu kami akan evaluasi apa yang kurang nantinya akan kami perketat lagi,” terang Yoga.

Baca Juga :  Catat, 5.500 Ibu Hamil di Semarang Kini Dalam Pengawasan. Ketua IBI Ungkap 2018 Ada 7 Yang Meninggal 

Ia mengungkap beberapa kali anggotanya juga mampu melakukan pencegahan. Artinya barang sebelum masuk ke sel bisa disita dan dideteksi terlebih dahulu.

“Tapi ya itu mereka selalu punya cara, lewat makanan yang dititipkan pengunjung saja bukan cuma kita buka lagi, kita tusuk-tusuk dan belah untuk memastikan benar-benar aman,” terangnya.

Sebelumnya, delapan tahanan Polrestabes Semarang kedapatan teler setelah pesta sabu.
Dari mereka didapati barang bukti bong atau alat hisap dan sisa-sisa sabu.

Dari informasi yang dihimpun,  ke delapan tahanan itu kedapatan mengkonsumsi sabu oleh anggota sekitar pukul 11.00.

Baca Juga :  Fakta di Balik Pembunuhan Bayi oleh Karyawati Pabrik di Semarang. Tersangka Berasal Dari Purworejo, Bayi Sempat Disumpal Kain di Lemari 

Mereka yang menghuni ruang sembilan awalnya akan dilimpahkan ke tahanan kejaksaan.

Petugas kala itu sudah bersiap menunggu di belakang mobil tahanan untuk membawa para tersangka pindah rutan.

Meski demikian, petugas yang menunggu tidak kunjung mendapati para tahanan keluar.
Merasa curiga, petugas kemudian masuk ke ruang nomor sembilan.

Dan didapati para tersangka berlarian keluar.
Sebagian ada yang teler dan di dekat mereka terdapat alat isap sabu. Setelah dicermati ada sisa-sisa butiran kristal di alat isap tersebut. #tribunnews

Loading...