Trenyuh Lihat Perjuangan Prajurit TNI, Suyono Ikhlaskan Mobilnya Untuk Angkut Puluhan Prajurit ke Lokasi TMMD

-

Tim Satgas TMMD saat menaiki mobil pikap Suyono yang direlakan untuk antar jemput ke lokasi TMMD. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Progres pengerjaan proyek TMMD Reguler Kodim Sragen di Desa Sukorejo terbilang cukup mengejutkan. Hingga Jumat (2/11/2018) siang, laporan dari Tim Satgas TMMD menyampaikan progress pekerjaan sudah mencapai 75 hingga 90 persen.

Dandim Sragen, Letkol Kav Luluk Setyanto mengungkapkan pengecoran jalan sudah mencapai 75%, embung 75%, RTLH dan jamban sehat sudah 90%. Bahkan yang sudah diselesaikan adalah sasaran talud yang sudah 100 %.

“Ini semua berkat kerjasama dan gotong-royong antara TNI dan warga yang guyub rukun dalam pelaksanaan TMMD,” paparnya di sela kunjungan.

Hal itu juga tak lepas dari peran aktif warga setempat yang membantu terlaksananya kegiatan.Bahkan salah seorang warga Dukuh Segagan, Suyono (43) rela mobil pickupnya dijadikan transportasi tim Satgas TMMD ke lokasi proyek yang berjarak lebih dari 1 kilometer.

Ia mengaku ikhlas mobilnya digunakan antar jemput prajurit TNI demi membantu tugas dan memperlancar kerja prajurit TNI yang sudah berjuang memajukan desanya.

“Pengorbanan kami tidak seberapa dibanding dengan pengorbanan bapak-bapak TNI yang jauh-jauh dari asalnya mau ke pelosok desa kami untuk mmbantu pembangunan desa kami.  Apalagi harus menginap 30 hari disini meninggalkan anak istrinya. Semoga kebersamaan ini dapat terus terjalin walau TMMD telah selesai nanti,” ujar Suyono.

Komandan Tim Satgas TMMD, Lettu Kav Mujiyono mengakui keikhlasan Suyono yang merelakan mobil pikapnya untum antar jemput prajurit Satgas TMMD.

“Kami juga jadi terbantu. Karena jaraknya memang jauh-jauh. Inilah bentuk kebersamaan dan sinergitas yang memang perlu dipupuk bersama,”tukasnya. Wardoyo

- Advertisment -

Must Read

Ogah Dibawa Berobat, Pria di Krandegan Nekat Gorok Leher Sendiri Hingga...

0
KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Kebumen digemparkan dengan adanya peristiwa bunuh diri yang dilakukan oleh seorang warga Desa Krandegan, Kecamatan Puring. HW (31) nekat menghabisi nyawa...