loading...
Ilustrasi Dana Desa

SRAGEN- Anggaran alokasi dana desa (ADD) untuk 196 desa di Kabupaten Sragen tahun 2019 bakal mengalami kenaikan cukup signifikan. Dibanding tahun 2018, anggaran ADD tahun depan tercatat naik hampir Rp 12 miliar.

Hal itu disampaikan Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Sragen, Suhariyanto. Ia mengatakan tahun 2018 ini, anggaran ADD tercatat sebesar Rp 104 miliar. Sementara tahun depan, akan naik menjadi Rp 116 miliar atau meningkat sebesar Rp 12 miliar.

Kenaikan itu dikarenakan adanya kenaikan dana perimbangan dari pemerintah pusat.

“Kenaikannya sebesar 10 persen dari perhitungan dana perimbangan. Sesuai PP No 47,” paparnya kepada Joglosemar Minggu (23/12/2018).

Baca Juga :  Gelontor 11.000 Liter, Pemkab Sragen Warning Pemdes Tak Aji Mumpung di Tengah Wabah Corona. Larang Tarik Iuran Untuk Penyemprotan Desinfektan, Yang Nekat Sanksinya Mengerikan!

Suhariyanto menyampaikan dengan adanya kenaikan ADD, Pemdes diharapkan bisa melaksanakan pengelolaan dengan baik. Mulai dari tata kelola keuangan dan pelaksanaannya.

“Imbauannya setelah DD dan ADD 2019 ditetapkan menjadi APBDes, saya minta dilaksanakan dengan baik. Apalagi sudah ada Permendagri No 20/ 2018,” terangnya.

Khusus untuk pengadaan barang dan jasa, juga diharapkan bisa sesuai ketentuan. Ia optimis, jika semua dilaksanakan sesuai ketentuan maka tak akan terjadi pelanggaran.

“Kita berharap, setelah mereka (Kades) diberi pemahaman tentang Permendagri yang baru mereka akan semakin hati-hati. Tapi mereka pun sebenarnya juga sudah menyadari bahwa mereka jadi sorotan dari semua sisi,” tandasnya. Wardoyo

Baca Juga :  Camat Sragen Bantah Kampung Krapyak Lockdown. Hoax Bertebaran, Dua Blokade Jalan Sudah Dibuka