JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Bus Mira Tabrak Toyota Avanza di Mantingan Ngawi, 1 Tewas

Avanza yang ringsek setelah terlibat laka di Mantingan, Ngawi, Rabu (26/12/2018). Humas Polres Ngawi via Tribunjateng
Avanza yang ringsek setelah terlibat laka di Mantingan, Ngawi, Rabu (26/12/2018). Humas Polres Ngawi/Tribunjateng

NGAWI – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Mantingan, Ngawi, Jawa Timur Rabu (26/12/2018). Sebuah bus Mira nopol S 7278 US menabrak Toyota Avanza nopol H 9290 FM.

Akibat kejadian itu, pengemudi Avanza, Dani Ikhsan (16) warga Mijen Kabupaten Semarang, tewas di tempat karena mengalami luka di kepala.

Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko saat dikonfirmasi Tribun Jateng membenarkan hal tersebut.

Menurutnya tempat kejadian perkara di Jalan Raya Ngawi-Mantingan, Kilometer 31, Ngawi. Laka tersebut terjadi pada pukul 22.30.

Selain Dani yang meninggal di tempat, dua penumpang Avanza lainnya, Erwin Nur Ardianto (18) warga Ungaran Timur dan Fajar Bakti (18) warga Kejajar, Wonosobo mengalami luka-luka.

Baca Juga :  Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber: Pelaku Alfin Andrian Bawa Pisau dari Rumah, Polisi Sebut Ada Indikasi Rencana Pembunuhan

“Mereka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diberikan pertolongan,” paparnya, Kamis (27/12/2018).

Menurutnya laka tersebut berawal dari kelalaian pengemudi Avanza, saat akan memutar balik.

“Bus Mira yang dikemudikan Nur Wahid berjalan dari barat ke timur. Di depannya ada Avanza tersebut. Avanza ingin putar balik ke kanan tetapi tak memperhatikan lalin yang ada,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua KPU dan Sejumlah Komisioner Positif Covid-19, Pilkada 2020 Tetap Jalan Sesuai Jadwal

Karena jarak yang terlalu dekat dengan bus, dan bus sudah tak dapat mengerem secara mendadak, menurut AKP Eko bus tersebut langsung menabrak mobil Avanza yang dikemudikan Dani.

“Dani langsung meninggal karena kerusakan di kepala, dan dua penumpang lain mengalami luka luka dan dibawa ke RSUD Dr. Soeroto Ngawi untuk mendapat perawatan dokter,” ujarnya.

Menurutnya kerugian material mencapai Rp 15 juta. Lebih jauh pihaknya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berkendara, dan selalu mengamati lalin di sekitarnya.

www.tribunnews.com