JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fenomena Reses Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang WP Yang Selalu Dibanjiri Ratusan Tokoh dan Warga

Ratusan tokoh masyarakat Dapil V saat memadati reses di kediaman Bambang WP, Selasa (4/12/2018) malam. Foto/Wardoyo
Ratusan tokoh masyarakat Dapil V saat memadati reses di kediaman Bambang WP, Selasa (4/12/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Agenda reses atau serap aspirasi yang digelar setiap anggota legislator di jenjang manapun memang mengharuskan seorang dewan bertatap muka dengan konstituennya. Di Sragen, ada fenomena menarik utamanya di daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Gondang, Sambirejo, Sambungmacan.

Di wilayah paling timur Sragen itu ada fenomena reses yang selalu jadi idola dan dibanjiri warga. Yaitu reses yang dihelat Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto.

Hampir tiap kali menggelar reses, warga dan tokoh masyarakat yang hadir selalu di atas 500 orang. Pemandangan itu barangkali nyaris jarang dijumpai di agenda reses legislator lainnya.

Seperti Selasa (4/12/2018) malam, tak kurang dari 700 tokoh masyarakat dan warga dari berbagai desa di 3 kecamatan itu memenuhi kediaman Bambang di Dukuh Grasak, Gondang.

Mereka datang dari Sambirejo, Sambungmacan maupun Gondang. Meski sempat diguyur hujan, antusiasme mereka tak menyurut.

Bahkan tak hanya di teras, di tiga sisi halaman hingga jalan di depan kediaman legislator Golkar itu tetap penuh dengan tokoh masyarakat.

“Senang bisa diundang. Bisa kumpul dengan tokoh lain dan bisa silaturahmi dengan Pak Pur (Bambang WP),” ujar Sumarno, salah satu tokoh asal Ngliyang, Gondang.

Baca Juga :  Tambah 6 Warga Positif, Kasus Covid-19 Sragen Naik Jadi 520. Jumlah Pasien Sembuh 408, Satu Pasien Suspek Kembali Dilaporkan Meninggal Dunia

Malam itu acara dibuka pukul 20.00 WIB. Selesai sambutan, dibuka sesi tanya jawab. Dari perwakilan masing-masing desa yang datang, satu persatu menyampaikan aspirasi dan usulannya.

Bambang WP saat memberikan sambutan di acara reses di kediamannya, Selasa (4/12/2018) malam. Foto/Wardoyo

Ada yang minta perbaikan jalan, talud, jembatan hingga perbaikan gedung PWRI Sambirejo yang sudah reyot.

Sejumlah tokoh mengakui rela hadir di reses Bambang WP karena selama ini banyak aspirasi warga yang diperjuangkannya berhasil terealisasi. Hal itu diakui tokoh agama sekaligus Ketua RW 5, Gondang Baru, Sofyan Badri.

Menurut pengamatannya selama ini yang bersangkutan memang benar-benar memperhatikan aspirasi masyarakat dalam hal apapun.

“Alhamdulilah semua aspirasi karena sudah melalui Musrenbangdes dan diperjuangkan pimpinan dewan salah satunya beliau Pak Pur, banyak yang berhasil. Sehingga Gondang sangat terasa sekali kemajuannya,” terang Eyang Badri.

Selain perbaikan jalan maupun talud, aspirasi lampu penerangan jalan sepanjang Tunjungan-Gondang juga sudah berhasil diwujudkan lewat bantuan Bambang.

“Untuk wilayah Gondang sudah terpasang semua. Tinggal nunggu Tunjungan ke selatan karena belum ada jaringannya,” tukasnya.

Baca Juga :  Catat, Mulai 26 September Wabup Sragen Bakal Naik Jadi Plt Bupati. Bupati Yuni Bakal Tinggalkan Rumah Dinas Mulai Jumat Malam dan Kembali ke Dayu Park

Sementara dalam sambutannya, Bambang memang mendorong semua warga dan tokoh perwakilan desa mengajukan aspirasi mereka ke Musrenbangdes terlebih dahulu. Baru kemudian mengajukan lewat dirinya.

Sebab aturan yang baru mewajibkan bantuan keuangan khusus atau aspirasi DPRD hanya bisa dicairkan untuk kegiatan yang sudah masuk Musrenbangdes.

Kemudian bantuan juga hanya boleh dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan, jembatan dan fisik lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

“Untuk anggaran aspirasi, memang saya realisasikan betul untuk masyarakat dan kita sebar di tiga kecamatan itu. Dulu mungkin Gondang agak banyak, sekarang Sambirejo dan Sambungmacan kita tingkatkan juga sehingga lebih merata,” terangnya.

Untuk 2017, ada Rp 2 miliar dana aspirasinya yang ia kucurkan untuk tiga kecamatan. Menurutnya kehadiran aspirasi itu juga sangat membantu masyarakat

“Mayoritas aspirasi memang masih soal infrastruktur. Lagian memang aturannya yang diperbolehkan hanya untuk infrastruktur. Senang saja, bisa membantu masyarakat. Dan setiap reses memang begini, seperti malam ini perkiraan undangan 500 orang, yang hadir sampai 700an,,” tandasnya. Wardoyo