loading...
Kondisi mobil Xenia yang hancur kecelakaan di Tol Sragen-Ngawi Sambungmacan Selasa (4/12/2018) malam. Foto/Istimewa

SRAGEN-  Insiden kecelakaan maut di Tol Solo-Sragen ruas Sragen-Ngawi, Selasa (4/12/2018) malam menyisakan keprihatinan. Pasalnya kecelakaan yang menewaskan dua nyawa itu terjadi tepat sepekan usai ruas Sragen-Ngawi itu diresmikan Presiden RI Joko Widodo sepekan silam.

Ruas jalan Sragen-Ngawi sepanjang 51 kilometer itu diresmikan Jokowi di Rest Area KM 538 Ngrampal pada 28 November lalu. Peresmian dihadiri Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Rini Soemarno, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yassin Maimoen dan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati serta Bupati Ngawi, Jawa Timur Budi Kanang Sulistyono.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan dengan diresmikannya Jalan Tol Sragen- Ngawi maka Jakarta Surabaya akan segera tersambung.

“Artinya sebentar lagi Jakarta Surabaya diakhiri tahun ini insyaallah sudah sambung semuanya. Tinggal Pemalang ke Batang, Batang ke Semarang, Salatiga-Solo kemudian wilangan Kertosono,” kata Presiden waktu itu.

Baca Juga :  Surat Suara Pemilu Untuk Sragen Bakal Tiba Sabtu Besok. Ini Info Lengkapnya!  

Sepekan berselang, Selasa (4/12/2018) malam terjadi kecelakaan yang menewaskan dua warga di Kilometer 545 Tol Sragen-Ngawi.

Sebuah mobil keluarga asal Malang, Jatim remuk menggasak truk gandeng yang melaju di depannya.

Loading...

Dua orang tewas seketika dalam insiden tersebut. Kecelakaan melibatkan antara Mobil Daihatsu Xenia B 1572 KOL dengan truk gandeng AG 9658 US.

Data yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Kecelakaan maut itu terjadi di jalan tol KM 545 tepatnya di Dukuh Dayu, Banyurip, Sambungmacan.

Mobil Daihatsu Xenia dikemudikan Sutra Prasidang Legis (40) warga Wandanpuro RT 23/6, Buluwalang, Malang, Jatim dan membawa dua penumpang.

Masing-masing Ny Agus Tri Rahayu (64) warga Komplek Pengairan Rawa Semut A 17 RT 4/12, Margarahayu, Bekasi dan seorang bocah perempuan bernama Bulan Suci (12) alamat yang sama.

Baca Juga :  Sebuah Mortir Diledakkan di Kebun PTPN Sambirejo Sragen. Diduga Peninggalan Perang Belanda, Ditemukan Warga Saat Mencangkul

Sopir Xenia dan Ny Agus tewas seketika dengan kondisi luka mengenaskan terjepit jok sedangkan Bulan mengalami patah paha kanan patah pipi kiri dan lecet-lecet.

Sementara pengemudi truk tronton,Moh Setoyawan Supriyaji asal Dukuh II RT 1/2, Sausaturobo, Paeigi Mutong, Palu tidak mengalami luka.

Kecelakaan bermula ketika tronton dan mobil Xenia berjalan searah dari timur (Ngawi) dengan posisi tronton di depan dan Xenia di belakang.

Diduga sopir Xenia mengantuk dan kecepatan tinggi sehingga menghantam bagian belakang tronton dengan keras.

Benturan keras membuat bagian depan Xenia ringsek sehingga membuat sopir dan penumpang di depan tewas seketika.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Plumbungan Sragen, Pengendara Perempuan Tewas Usai Gasak Tronton Parkir. Korban Diketahui Kerja di Pabrik Tekstil 

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kasatlantas AKP Dani Permana Putra membenarkan kejadian itu. Dua korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu luka.

“Kejadian sekitar pukul 21.00 WIB. Mobil Xenia dan truk dari arah timur. Karena sopir mengantuk, menabrak truk yang sedang berjalan di depannya,” paparnya Rabu (5/12/2018). Wardoyo

 


Loading...