JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tradisi Unik Sambut Pemimpin Baru Karanganyar, Ribuan Warga Jalani Ritual Kirab Mbisu 

Arak-arakan warga menggelar ritual kirab lampah mbisu menyambut pemimpin baru Karanganyar, Minggu (16/12/2018) malam. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Arak-arakan warga menggelar ritual kirab lampah mbisu menyambut pemimpin baru Karanganyar, Minggu (16/12/2018) malam. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR – Ribuan warga Karanganyar menggelar tradisi unik kirab “Lampah Mbisu” sehari setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar periode 2018-2023.

Aksi tersebut digelar sebagai salah satu bentuk mengayubagyo (syukuran) atas pelantikan Juliyatmono dan Rober Christanto, Minggu (16/12/2018) malam.

Rombongan berkeliling sambil membawa pusaka berwujud tombak yang diiringi dengan gunungan berupa sayuran, joli yang berisi jadah dan pembawa obor.

Berangkat dari rel bengkong di seputaran pabrik gula Tasikmadu berkeliling hingga akhirnya berhenti di kediaman Bupati Karanganyar Juliyatmono di Pokoh, Ngijo Tasikmadu.

Baca Juga :  Tak Punya HP Android dan Kuota, Banyak Siswa Miskin di Karanganyar Kesulitan Belajar Daring. Anggota DPRD Dorong Pemerintah Buat Kampung Internet dari APBD

Pasangan Juliyatmono dan Rober Kristanto yang menggunakan ikat kepala dan baju berwarna hitam sudah menunggu di depan rumah bersama dengan para Punakawan (Semar, Gareng,  Petruk,  Bagong).

Perwakilan dari rombongan kirab menyerahkan pusaka berwujud tombak kepada Juliyatmono sebagai simbol rakyat (Karanganyar) ke memberikan amanah kepada keduanya untuk membangun Karanganyar yang lebih baik.

Baca Juga :  Satu Polisi Positif Covid-19, Kantor Samsat Karanganyar Masih Buka Seperti Biasa. Pihak Samsat dan Polres Enggan Komentar

“Terima kasih dari saya dan mas Rober (untuk acara ini). Mengambil tema Siji Wadah Ojo Pecah” (menjadi satu dan jangan terpecah). Mari bersama – sama membangun Karanganyar menjadi lebih baik dalam 5 tahun kedepan. Mohon mohon doanya agar kami dapat menyelesaikan amanah yang sudah diberikan ini sampai berakhirnya masa bakti pada 2023 mendatang,” kata Juliyatmono. Wardoyo