loading...
Loading...
Suasana malam  di kawasan Pasar Gedhe Solo, Minggu (27/1/2019). Triawati

SOLO- Kawasan Pasar Gedhe mulai menarik perhatian warga Kota Solo dan sekitarnya, Minggu (27/1/2019) malam. Pasalnya, sebanyak 5.000 lampion yang sebelumnya telah dipasang jauh hari mulai dinyalakan.

Terlihat kombinasi nyala merah lampion dengan lampu warna-warni menghiasi jalanan kawasan Pasar Gedhe. Rencananya, lampion-lampion tersebut akan dinyalakan selama sebulan penuh. Salah satu warga Kartasura, Farida (28) mengaku sudah kesekian kalinya mendatangi kawasan tersebut setiap tahunnya saat suasana imlek.

Baca Juga :  Anemia, Seorang Calon Haji Asal Sragen Terpaksa Tunda Keberangkatan

“Iya, sudah ke berapa ya, tahun lalu juga beberapa kali sengaja hang out ke kawasan ini bersama teman-teman. Tahun ini juga, kebetulan pas ada kegiatan di Kota Solo jadi mampir untuk foto-foto. Kali ini ada yang beda, ada lampu-lampu hias panjangnya,”  ujarnya.

Lampion-lampion tersebut dipastikan menjadi daya pikat tersendiri untuk kawasan Gedung Bank Indonesia (BI) Solo hingga Pasar Gedhe.

Triawati

Sebelumnya, Panitia Imlek Bersama 2019 tetap memastikan memasang lampion meski koridor Jensud tengah dibenahi. Ketua Panitia Imlek Bersama 2019, Sumartono Hadinoto mengatakan, sebelumnya sejumlah lampion telah dipasang di koridor Jenderal Sudirman, namun kemudian terpaksa dilepas untuk menghindari kerusakan. Pasalnya, aktivitas proyek pembenahan koridor Jensud dikhawatirkan merusak lampion.

Baca Juga :  Lanud Adi Soemarmo Gelar Kegiatan Olahraga Bersama

“Beberapa lampion kecil yang sudah dipasang harus dilepas karena khawatir malah rusak karena pengerjaan proyek. Dan dipindah di beberapa titik lain berbeda. Termasuk lampion shio yang biasanya diletakkan di koridor Jensud, juga dipindah,” urainya, Sabtu (19/1/2019).

Baca Juga :  Dirum Kodiklatau Tutup Dua Pendidikan Dan Buka Pendidikan Suspa Radar A-23 Di Lanud Adi Soemarmo

Sumartono menambahkan, Panitia Imlek Bersama 2019 telah memasang sebanyak 5 ribu lampion kecil dimana pemasangannya beberapa sudah dimulai sejak Desember lalu.

“Kalau untuk jadwal menyalakannya akan kami mulai 27 Januari 2019 sekaligus untuk uji coba. Lampion akan dinyalakan selama satu bulan,” terangnya. Triawati PP

Iklan
Loading...