loading...
Loading...
Ratna Dwi Lestari. Foto/Wardoyo

SRAGEN– Kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) atau Lapas Solo memaksa otoritas Lapas setempat memindahkan napi yang dianggap menjadi pemicu. Salah satunya, napi Iwan Walet yang dipindahkan ke Lapas Kelas II A Sragen.

Iwan yang namanya sempat disebut-sebut oleh ratusan massa yang menggeruduk Lapas, dipindahkan Kamis (10/1/2019) sesaat setelah kerusuhan mereda.

Baca Juga :  Lambaikan Tangan, Mantan Bupati Agus: Doakan Saya Sehat, Kuat Ngadepi Cobaan Ini!

”Benar ada yang dipindahkan akibat kasus tadi, kami mendapat pindahan satu orang. Masuknya sekitar pukul 15.00 tadi,” terang Kasie Register Lapas Kelas IIA Sragen, Ratna Dwi Lestari, mewakili Kalapas Sragen Yosef Benyamin Yembise, Kamis (10/1/2019).

Baca Juga :  9 Perampok Gudang Unilever Sragen Bersenjata Parang. Sempat Diancam, 2 Satpam Disekap Selama 2 Jam 

Ratna membenarkan ada penerimaan narapidana akibat masalah di Rutan Solo pada sore kemairn. Pihaknya menyampaikan ada satu yang dipindahkan ke Sragen. Sedangkan beberapa lainnya Lapas di selain Sragen.

Ratna menguraikan masuknya narapidana tersebut untuk keamanan yang bersangkutan. Napi dengan inisial KSDM alias Iwan Walet tersebut sebenarnya akan bebas dalam dua hari ke depan.

Baca Juga :  Wacana Perang Anti Money Politik di Pilkades Sragen. Sugiyamto Ingatkan Bisa Jadi Bumerang Bagi Pemkab dan Kuburan Bagi Calon! 

Menurutnya, langkah pemindahan untuk keamanan paska kerusuhan yang terjadi di Lapas Solo. Meski demikian, ia msmastikan kedatangan Iwan Walet dipastikan tak akan berdampak pada kondusivitas Lapas Sragen. Wardoyo

 

 

Loading...