loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

KLATEN– Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten berhasil meringkus 4 (empat) tersangka komplotan pencuri sepeda motor (Curanmor) dengan pemberatan, Jum’at (25/01/2019). Dua dari empat tersangka dilumpuhkan dengan kaki terpincang.

Keempat tersangka masing-masing SA (27) warga Kalesan, Gombang, Cawas, AW (33) warga Kalesan, Gombang, Cawas, MY (30) warga Dukuh, Gombang, Cawas serta SY (27) warga Temanggung, tetapi berdomisili di Dukuh, Gombang, Cawas.

Komplotan itu melakukan aksinya menggondol 1 unit sepeda motor Beat warna Biru putih bernomor polisi AD 6257 ADC, milik Yohana Desinta Ekatani, warga Bareng, Klaten Tengah.

Baca Juga :  Aksi Massa Pecah di Pemalang. Warga Rame-rame Bekuk Pencuri Motor di Depan Musala 

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Klaten, AKP Didik Sulaiman, mewakili Kapolres Klaten , AKBP Aries Andhi mengatakan, penangkapan berawal dari laporan korban Yohanna Desinta Ekatani warga Bareng Klaten Tengah.

Ia melaporkan bahwa kehilangan sepeda motor saat parkir di teras rumah usai pulang ibadah di gereja pada 24 desember 2018 lalu, pada pukul 23.00 WIB. Korban kelupaan untuk mengunci pintu gerbang, langsung menuju kamar tidur dan istirahat. Keesokan harinya mendapati sepeda motor telah raib.

Baca Juga :  Puluhan Polisi Amankan Pelantikan 45 DPRD Kabupaten Purbalingga. Para Pengunjung Digeledah 

Dilansir Tribratanewa Polda Jateng, Kasat mengutarakan setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil membekuk 2 tersangka AW di Gombang Cawas.

Dari hasil pengembangan penyidikan terhadap 2 tersangka yang berhasil dibekuk lebih dulu. Akhirnya 2 tersangka lainnya juga berhasil diringkus saat bekerja di proyek bangunan di Salatiga.

Baca Juga :  DPRD Grobogan 2019-2024 Resmi Dilantik. Polisi Amankan 11 Titik di Gedung DPRD 

Dari penangkapan 4 tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti kejahatan mereka berupa 2 buah sepeda motor berbagai merek yang digunakan untuk melancarkan aksinya. Dan 1 sepeda motor beserta BPKB atas nama korban.

Para tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP, yakni pencurian dengan pemberatan. Maka terancam hukuman 7 tahun penjara.

Saat ini keempat tersangka pencurian dengan pemberatan tersebut berada di tahanan Polres Klaten. Wardoyo

 

Iklan
Loading...