JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Imlek Solo, 5.000 Lampion Akan Dipasang, Diuji coba 27 Januari Mendatang

dok
dok

SOLO– Meskipun koridor Jenderal Sudirman tengah dibenahi, namun warga dipastikan masih bisa menikmati lampu lampion peringatan Imlek 2019. Panitia Imlek Bersama 2019 memastikan tetap akan memasang 5.000 lampion Imlek di sejumlah titik dan menghidupkannya selama satu bulan penuh.

Menurut Ketua Panitia Imlek Bersama 2019, Sumartono Hadinoto, jika sebelumnya sejumlah lampion telah dipasang di koridor Jenderal Sudirman, namun kemudian terpaksa dilepas untuk menghindari kerusakan. Pasalnya, aktivitas proyek pembenahan koridor Jensud dikhawatirkan merusak lampion.

“Beberapa lampion kecil yang sudah dipasang harus dilepas karena khawatir malah rusak karena pengerjaan proyek. Rencananya akan dipindah di beberapa titik lain berbeda. Termasuk lampion shio yang biasanya diletakkan di koridor Jensud, juga akan dipindah,” urainya, Sabtu (19/1/2019).

Baca Juga :  Aksi Unjuk Rasa Tanpa Izin, 1 Orang Pembawa Palu Jadi Tersangka dan Ditahan di Mapolres Solo

Sumartono menambahkan, Panitia Imlek Bersama 2019 telah menyiapkan sebanyak 5.000  lampion kecil dimana pemasangannya beberapa sudah dimulai sejak Desember lalu.

“Kalau untuk jadwal menyalakannya akan kami mulai 27 Januari 2019 sekaligus untuk uji coba. Lampion akan dinyalakan selama satu bulan. Sedangkan untuk lampion besar 12 dan 12 neon boks lambang shio yang biasanya ditempatkan di median jalan Jenderal Sudirman, lokasinya juga akan dipindahkan. Sebab tidak memungkinkan jika ditempatkan di median jalan Jenderal Sudirman seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami akan berkoordinasi dulu dengan Dinas Perhubungan terkait hal ini. Supaya bisa dipilih lokasi yang orang bisa digunakan sebagai tempat selfie,” tandasnya.

Baca Juga :  Putra Sulung dan Menantu Presiden Jokowi Maju Pilkada Serentak 2020, Ini Perbandingan Harta Kekayaan Gibran dan Bobby, Tajir Siapa?

Di sisi lain, perayaan Imlek tahun ini pun diwarnai dengan kegiatan dialog kebangsaan bersama dengan Sinta Nuriyah Wahid. Dalam kegiatan ini akan bersamaan dengan peringatan Cap Go Meh di Pendapi Gede Surakarta.

“Kami sudah mengirimkan undangan dan permintaan agar beliau hadir dalam dialog kebangsaan ini,” tukasnya. Triawati PP