loading...
Loading...
Petugas SAR bersama relawan melakukan proses penyisiran ke arah timur disepanjang pesisir dari Pantai Parangtritis sampai Pantai Parang Endog. tribunjogja.com/Ahmad Syarifudin

BANTUL – Proses pencarian terhadap Rahmat Prasetyo (18) seorang wisatawan asal Mojogedang, Karanganyar yang hilang terseret ombak pantai Parangtritis terus dilakukan oleh Jajaran Satlinmas SAR Parangtritis, Basarnas, Polair Polda DIY, dan sejumlah relawan.

Arus laut hari ini diprediksi bergerak menuju arah timur sehingga proses pencarian korban akan difokuskan ke arah timur.

“Arus air sangat kenceng. Arahnya ke timur. Jadi fokus pencarian kita ke arah timur,” kata Komandan Satlinmas SAR Parangtritis, Ali Sutanto, ditemui Tribunjogja.com di lokasi, Senin (7/1/2019).

Baca Juga :  Hujan Terus-menerus, Sejumlah Wilayah di Bantul Dilanda Banjir, Mapolsek Imogiri Dikepung Air

Proses pencarian ke arah timur dilakukan oleh petugas SAR dengan menurunkan satu jet ski untuk pencarian di laut.

Sementara sebagian petugas yang lain, ada juga yang melakukan penyisiran disepanjang pesisir pantai.

Penyisiran dilakukan dari Pantai Parangtritis menuju arah timur, hingga sampai Pantai Parang Endog.

Jarak tempuhnya sekitar 1,3 kilometer.

“Meskipun fokus pencarian kita ke arah timur. Kita juga lakukan pencarian di sebelah barat,” terang dia.

Baca Juga :  Roadshow Di Jogja, Syeikh Husein Gaza Kumpulkan Donasi untuk Bantu Palestina

Diketahui sebelumnya, empat wisatawan yang merupakan karangtaruna dari Desa Munggur, Mojogedang, Karanganyar tenggelam terseret arus ombak Pantai Parangtritis pada Minggu (6/1/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

Tiga korban atas nama Malik sadikin nugroho (26), Saryono (20), Bambang Irawan (18) berhasil diselamatkan.

Namun nahas, satu korban atas nama Rahmat Prasetyo (18) tenggelam tertelan ombak dan sampai saat ini masih hilang.

Baca Juga :  Postingan Dinilai Hina Warga, Oknum Perangkat Desa di Karanganyar Diarak Paksa Puluhan Warganya. Juga Dilaporkan ke Polisi

www.tribunnews.com


Loading...