JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Siaga Bencana Tak Kenal Libur. Warga Wonogiri Timur Diminta Waspada

Personil TNI dan warga membersihkan material sisa longsor di Kecamatan Puhpelem, Wonogiri.
Personil TNI dan warga membersihkan material sisa longsor di Kecamatan Puhpelem, Wonogiri.

WONOGIRI–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri telah menyiapkan personil dan bakal menambah rambu-rambu peringatan daerah rawan bencana di sejumlah lokasi, termasuk lokasi wisata.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, personil BPBD dan sukarelawan tetap siap siaga.

“Kami tidak ada kata libur,” kata Bambang, Rabu (9/1/2019).

Selain menyiapkan personil, dalam waktu dekat BPBD juga akan memasang rambu-rambu rawan bencana di sejumlah lokasi. Menurut Bambang, hingga saat ini gelombang laut di selatan Jawa masih cukup tinggi, sehingga perlu adanya peringatan bagi para wisatawan yang datang ke pantai di Paranggupito untuk selalu waspada.

Baca Juga :  Rombongan PSHT Dihentikan Kapolres Wonogiri Bersama Timsus Harimau di Perbatasan Sukoharjo-Wonogiri, Niatnya Massa Hendak Menuju Solo

“Rambu-rambu berupa spanduk maupun papan peringatan. Lokasi wisata yang nantinya akan dipasangi rambu-rambu itu adalah kawasan pantai berkaitan dengan gelombang tinggi. Serta lokasi wisata berkaitan dengan rawan longsor dan arus deras dan sebagainya,” sebut dia.

Baca Juga :  Pembagian Seragam Gratis SD dan SMP di Wonogiri Diwarnai Pungutan Ratusan Ribu Rupiah, Bupati Bakal Cek Kebenarannya di Lapangan

Pihaknya juga mewaspadai wilayah Wonogiri timur. Pasalnya topografinya perbukitan curam rawan longsor. Di awal tahun ini saja sudah beberapa kali terjadi bencana longsor.

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, mengimbau agar warga Wonogiri terutama di wilayah-wilayah rawan bencana untuk selalu waspada.
Sebab saat ini intensitas hujan cukup tinggi. Di beberapa lokasi telah terjadi bencana alam. Aris Arianto