JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Taman Kridha Kusuma Ngringo Jaten, Dari Wajah Kumuh Kini Jadi Lingkungan Yang Cantik dan Bersih 

Foto/Humas Kab

DSC 0061 2 768x512 1
Foto/Humas Kab

KARANGANYAR- Bupati Karanganyar, Juliyatmono meresmikan Taman Kridha Kusuma Asri Mandiri di Perumnas Ngringo RW 19, Jalan Salak 3, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar. Dalam peresmian tersebut Bupati didampingi oleh Direktur Politeknik Negeri Semarang, Supriyadi dan anggota Komisi 10 DPR RI, Laila Istiana.

Direktur Politeknik Negeri Semarang (Polines), Supriyadi mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Ngringo  karena telah mau bekerjasama untuk bersama – sama mengelola limbah dan sampah rumah tangga di lingkungan mereka. Ia mengatakan sebenarnya Polines hanya memberikan pendampingan dan pengarahan saja kepada warga Desa Ngringo.

Selebihnya, mereka sendiri lah yang berhasil menjalankan program Teknologi Tepat Guna Daur Ulang Sampah Mandiri. Menurutnya, sampah yang ada di Desa Ngringo memunculkan ide terintegrasi bagi Polines karena dapat memanfaatkannya menjadi sesuatu yang lebih berguna bagi masyarakat. Program Teknologi Tepat Guna Daur Ulang Sampah Mandiri Desa Ngringo ini juga merupakan wujud pengabdian Polines kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pindah Ke Papua, Kajari Karanganyar Ahmad Muhdor Torehkan Banyak Prestasi. Kasus Agus Bereng Pun Jadi Sorotan

“Tugas dari perguruan tinggi adalah Tri Dharma, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dan ini lah wujud pengabdian Polines kepada masyarakat”, kata Supriyadi.

Polines berharap apa yang telah dilakukan oleh mereka ada keberlanjutan. Ada simbiosis mutualisme atau dapat saling menguntungkan kedua belah pihak, dan juga berharap untuk segera ada MoU agar Polines juga mendapat pengakuan bahwa telah berhasil melakukan pemberdayaan masyarakat Desa Ngringo.

Baca Juga :  Polres Karanganyar Gelar Apel Siaga  Pemberlakuan PPKM Mikro. Kerahkan Water Canon Keliling Semprot Disinfektan

Kemudian, dalam sambutannya Bupati menghimbau kepada seluruh warga Desa Ngringo dapat mengelola tempat daur ulang sampah/limbah mandiri dengan baik, tetap kompak, rukun, saling terbuka satu sama lain. Kemudian mengedukasi anak – anak untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Beliau juga menyampaikan agar tahun ini Desa Ngringo sudah tuntas dengan permasalahan lingkungan yang kumuh dan menjadi lingkungan yang bersih. Beliu juga berharap agar ruang publik yang ada bisa segera difasilitasi. Wardoyo